Bagi Anda yang hobi berkebun atau sering memperhatikan atap area parkir, pasti sudah tidak asing lagi dengan jaring-jaring plastik berwarna hitam yang membentang di bagian atas. Material ini dikenal dengan nama paranet atau shading net.
Meskipun terlihat sederhana, paranet memiliki peran vital dalam menciptakan ekosistem yang ideal, baik untuk tanaman maupun kenyamanan hunian. Mari kita bedah lebih dalam mengenai material multifungsi ini.
Baca Juga:
Apa Itu Paranet?
Paranet adalah jaring yang umumnya terbuat dari bahan plastik (polietilen) yang dianyam sedemikian rupa. Fungsi utamanya adalah untuk menyaring intensitas cahaya matahari yang masuk dan mengatur sirkulasi udara. Di pasaran, paranet memiliki tingkat kerapatan yang bervariasi, biasanya diukur dalam satuan persen (%).
Fungsi Utama Paranet
Selain dikenal luas di dunia pertanian, paranet kini mulai banyak digunakan untuk keperluan arsitektur rumah minimalis. Berikut adalah beberapa fungsi utamanya:
Melindungi Tanaman: Tidak semua tanaman kuat terpapar sinar matahari langsung selama 12 jam. Paranet membantu mencegah daun terbakar (sunburn) dan menjaga kelembapan media tanam.
Mengontrol Suhu: Dengan menyaring sinar UV, suhu di bawah paranet akan terasa lebih sejuk dibandingkan area terbuka.
Memecah Butiran Hujan: Saat hujan deras, butiran air yang jatuh langsung bisa merusak tanaman kecil. Paranet berfungsi memecah butiran tersebut menjadi tetesan yang lebih halus.
Pelindung Carport/Area Santai: Banyak rumah menggunakan paranet sebagai atap tambahan di area parkir atau rooftop untuk mengurangi panas tanpa menghalangi aliran udara.
Mengenal Tingkat Kerapatan Paranet
Memilih paranet tidak boleh sembarangan. Anda harus menyesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan tingkat kerapatannya:
40% - 50%: Masih banyak cahaya yang masuk. Cocok untuk tanaman yang menyukai matahari seperti sayuran tertentu.
65% - 75%: Tingkat yang paling umum digunakan untuk tanaman hias seperti anggrek atau pembibitan.
90%: Sangat rapat. Biasanya digunakan untuk area santai atau garasi agar suhu tetap sangat teduh.
Cara Membersihkan Paranet agar Tahan Lama
Karena letaknya di luar ruangan, paranet sangat mudah terpapar debu, lumut, dan kotoran burung. Jika dibiarkan, kotoran ini akan menutup pori-pori jaring dan mengganggu sirkulasi udara. Berikut cara membersihkannya:
1. Gunakan Semprotan Air Bertekanan Sedang Gunakan selang air untuk merontokkan debu yang menempel. Hindari menggunakan mesin high-pressure washer dengan tekanan terlalu tinggi karena dapat merobek anyaman plastik.
2. Gunakan Sabun Cair Lembut Jika terdapat noda membandel atau lumut, gunakan campuran air dengan sedikit sabun pencuci piring. Hindari pemutih pakaian karena bahan kimia keras dapat membuat material plastik menjadi getas dan mudah rapuh.
3. Sikat dengan Lembut Gunakan sikat berbulu halus atau kain lap untuk menggosok bagian yang kotor. Pastikan Anda tidak menarik jaring terlalu kencang saat menyikat agar anyamannya tidak renggang.
4. Bilas dan Keringkan di Tempatnya Setelah bersih, bilas hingga sisa sabun hilang. Anda tidak perlu melepasnya untuk menjemur; biarkan saja paranet kering secara alami tertiup angin di posisinya semula.


Posting Komentar