Buah kenitu, yang juga dikenal dengan nama manecu, adalah permata tersembunyi dari hutan tropis yang semakin populer di kalangan pecinta buah-buahan. Nama ilmiahnya Chrysophyllum cainito, buah ini berasal dari wilayah Karibia dan Amerika Tengah, namun kini telah menyebar luas ke berbagai belahan dunia tropis, termasuk Asia Tenggara. Dengan bentuknya yang unik, kulit yang mengilap, dan rasa manis yang khas, kenitu menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Baca Juga:
- Bawang Merah: Si Kecil Pedas Penuh Daya, Bintang Dapur dan Farmasi Alami
- Buah Cokelat: Harta Karun Tropis di Balik Kelezatan Cokelat Batangan
- Jengkol: Aroma Kontroversial, Khasiat Kesehatan yang Tak Terbantahkan
Ciri Khas dan Penampilan
Pohon kenitu adalah pohon yang indah dengan daun hijau gelap yang mengilap di bagian atas dan berwarna keemasan di bagian bawah, memberikan kesan dua warna yang menarik.
Buahnya sendiri berbentuk bulat hingga oval, seukuran apel atau jeruk, dengan diameter sekitar 5-10 cm. Kulit buahnya bisa berwarna hijau, ungu kemerahan, atau bahkan cokelat keunguan saat matang, tergantung pada varietasnya.
Salah satu ciri paling menonjol dari buah kenitu adalah kulitnya yang sangat halus dan mengilap, seolah dipoles.
Ketika buah kenitu dibelah melintang, akan terlihat pola bintang yang indah di bagian tengah, yang terbentuk dari susunan biji dan kantung bijinya.
Inilah mengapa di beberapa tempat buah ini juga dijuluki "star apple". Daging buahnya berwarna putih bening atau keunguan, lembut, berair, dan memiliki tekstur seperti jeli di sekitar bijinya.
Rasa dan Cara Menikmati
Rasa manis buah kenitu sangat khas, perpaduan antara leci, sawo, dan sedikit karamel. Beberapa orang bahkan merasakan sentuhan rasa kelapa yang lembut. Teksturnya yang lembut dan creamy menjadikannya sangat menyegarkan, terutama jika dinikmati dalam keadaan dingin.
Ada beberapa cara populer untuk menikmati buah kenitu. Cara yang paling umum adalah memakan langsung daging buahnya.
Penting untuk diketahui bahwa kulit dan bijinya tidak dapat dimakan. Kulitnya mengandung getah yang lengket dan pahit, sehingga sebaiknya dihindari.
Untuk membukanya, Anda bisa membelah buah menjadi dua dan menyendok daging buahnya, atau memijat-mijat buah hingga lunak, lalu membuat lubang kecil di bagian atas dan menyedot isinya, mirip seperti minum dari kantung.
Selain dimakan langsung, kenitu juga sering diolah menjadi berbagai hidangan penutup. Jus kenitu yang segar, es krim kenitu yang creamy, atau campuran dalam salad buah tropis adalah beberapa contoh cara kreatif untuk menikmati kelezatan buah ini. Di Filipina, kenitu sering dicampur dengan susu dan es untuk membuat hidangan pencuci mulut yang dingin dan lezat.
Manfaat Kesehatan
Selain rasanya yang lezat, buah kenitu juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Buah ini merupakan sumber serat yang baik, yang penting untuk pencernaan yang sehat dan dapat membantu mencegah sembelit.
Kenitu juga mengandung vitamin C, antioksidan kuat yang berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, buah ini juga mengandung beberapa mineral penting seperti kalsium dan fosfor, yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi. Kandungan antioksidannya yang tinggi juga dikaitkan dengan potensi manfaat dalam mengurangi risiko penyakit kronis.
Budidaya dan Ketersediaan
Pohon kenitu relatif mudah tumbuh di iklim tropis dengan tanah yang subur dan drainase yang baik. Pohon ini dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 15-20 meter dan mulai berbuah setelah sekitar 5-10 tahun.
Di Indonesia, kenitu banyak ditemukan di daerah dataran rendah hingga menengah, dan musim panennya biasanya terjadi antara bulan Januari hingga Maret.
Dengan segala kelebihan yang dimilikinya, buah kenitu atau manecu memang layak untuk dicicipi. Kombinasi rasa manis yang unik, tekstur lembut, dan manfaat kesehatannya menjadikan buah ini pilihan yang sempurna untuk dinikmati sebagai camilan sehat atau bahan dasar hidangan penutup yang lezat.
Jika Anda menemukan buah ini di pasar lokal, jangan ragu untuk mencobanya dan rasakan sendiri keistimewaan permata tropis yang satu ini.

.png)
Posting Komentar