Kamis, 29 Desember 2016

1001 Trik Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula




Budidaya jamur tiram begitu pas untuk daerah yang mempunyai iklim tropis seperti Indonesia. Bila anda menginginkan usaha budidaya jamur tiram investasi yang di keluarkan cukup murah serta dapat anda kerjakan dengan cara bertahap. Sisi tersulitnya yaitu membuat baglog, media tanam yang perlu diinokulaikan dengan bibit jamur.

Ada dua aktivitas paling utama yang perlu dikerjakan dalam membudidayakan jamur tiram ini. Langkah pertama yaitu membuat media tanam serta menginokulasikan bibit jamur kedalam media tanam itu. Hingga media akan ditumbui miselium berwarna putih seperti kapas. Langkah ke-2 yaitu menumbuhkan miselium tersebut menjadi tubuh buah.

Umumnya pendatang baru, mengawali aktivitas budidaya dengan menumbuhkan baglog menjadi daging buah. Sementara pengadaan baglog yang siap tumbuh didapat dengan membeli dari orang lain. Setelah aktivitas budidayanya mulai tumbuh serta volumenya banyak, barulah mencoba membuat baglog sendiri.
*Baca Juga Dapatkan Tips Jitu!! Rahasia Menanam Kencur di Polybag

1. Mempersiapkan Kumbung 

Kumbung atau tempat tinggal jamur yaitu tempat untuk menjaga baglog serta menumbuhkan jamur. Kumbung umumnya satu bangunan yang diisi beberapa rak untuk menempatkan baglog. Lumbung mesti mempunyai kekuatan untuk melindungi suhu serta kelembapan.

Kumbung terbuat dari bambu atau kayu, dinding kumbung umumnya terbuat dari gedek atau papan serta atapnya terbuat dari genteng atau sirap. Janganlah memakai atap asbes atau seng, lantaran atap itu bisa membuat suhu hawa jadi panas. Sedang lantainya biarkan dari tanah saja, lantaran menolong penyerapan air ketika menyiram jamurnya.

Didalam kumbung mesti ada rak berbentuk kisi-kisi yang di buat dengan cara bertingkat. Rak itu berperan sebagai penyusun baglog. Rangka raknya dapat kamu bikin dari bambu atau kayu. Rak mesti ditempatkan berjajar pada rack satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong-lorong supaya mempermudah anda telah lakukan perawatan.
*Ingin Dapat Info Terbaru Tentang Dunia Pertanian & Perkebunan? Yuk Gabung DISINI

Ukuran ketinggian ruangan antar rak baiknya tak kurang dari 40 cm, rak dapat juga kamu bikin 2-3 tingkat.
Lebar rak baiknya 40 cm serta panjang tiap-tiap rus rak 1 meter. Pada tiap-tiap ruas rak sebesar ini bisa menyimpan 70-80 baglog. Anda bisa cocokkan rak dengan jumlah baglog yang menginginkan anda budidayakan.

(BAGLOG) TEMPAT UNTUK JAMUR TIRAM
2. Mempersiapkan Baglog 

Baglog yaitu media tanam tempat menempatkan bibit jarum tiram. Bahan paling utama dari pembuatan baglog ini yaitu serbeuk gergaji, lantaran jamur tiram termasuk juga jamur kayu. Baglog umumnya dibugkus plastik berupa silinder, di mana salah satu ujunganya di beri lubang. Di lubang itu jamur tiram akan tumbuh keluar.

Ketika anda melakukan budidaya jarum tiram dalam taraf yang besar, beberapa petani umumnya membuat baglog sendiri. Tetapi, untuk anda yang pemula, atai petani dengan modal terbatas baiknya baglog dibeli dari orang lain serta anda juga dapat konsentrasi menjalanakan usaha budidaya.

3. Langkah Merawat Baglog 

Ada dua langkah membuat baglog dalam rak, yaitu anda bisa menempatkan dengan cara vertikal di mana lubang baglog menghadap ke atas. Dan dengan cara horizontal, lubang baglog menghadap ke samping.

Ke-2 langkah tersebut mempunyai keunggulan masing-masing. Baglog yang disusun dengan cara horizontal lebih aman dari siraman air. Bila penyiraman terlalu berlebih, air akan tidak masuk kedalam baglog. Diluar itu, untuk pemanenan juga lebih gampang. Hanya saja, waktu penyusun semakin banyak menyita tempat.

4. Langkah Merawat Jamur Tiram 

Sebelumnya baglognya disusun, buka terlebih dulu cincin serta kertas penutup baglog. Lalu diamkan selama kurang lebih lima hari.
Kemudian, potong ujung baglog supaya mempunyai ruangan perkembangan lebih lebar. Diamkan selama 3 hari janganlah dahulu disiram. Penyiraman cukup pada lantai saja.
Untuk penyiraman gunakan spray, penyiraman baiknya membuat kabut, bukanlah tetesan air. Makin prima pengabutan jadi bakal makin baik jamur nya. Kerjakan penyiraman 2-3 kali satu hari, bergantung pada suhu serta kelembapan kumbung.
*Baca Juga Manfaat Tanaman Ciplukan Dari Segala Sisi

5. Pengendalian Hama 

Terkecuali pemeliharaan pada baglog, anda juga butuh lakukan perawatan untuk menghindar atau mengatur hama dari penyakit yang dapat menyerang jamur tiram setiap saat. Hama serta penyakit yang menyerang pasti di pengaruhi oleh kondisi lingkukan ataupun jamur tersebut. Hingga tempat budidaya mesti dibersihkan dengan penyemprotan formalin pada ruang sekitaran kumbung, dengan cara berkala.

6. Panen Budidaya Jamur Tiram 

Bila baglog yang dipakai permukaannya telah tertutup prima dengan miselium, umumnya dalam 2 minggu mulai sejak pembukaan baglog, jamur telah mulau tumbuhh serta sudah dapat dipanen. Baglog jamur bisa dipanen sebanyak 5-8 kali, jika perawatannya baik. Baglog yang mempunyai berawat sekitaran 1 kg akan membuahkan jamur kurang lebih 0, 7-0, 8 kg.

Pemanenan bisa dikerjakan pada jamur yang sudah mekar serta menjadi membesar. Tepatnya di ujung-ujungnya sudah tampak meruncing. Tetapi tudungnya belum pecah warnanya masihlah putih berserih. Jika masa panen melalui setengah hari saja, maka warna dari jarum tiram akan beralih menjadi kuning kecoklatan serta tudungnya pecah. Jika sudah begini, jamur akan cepat layu serta akan tidak bertahan lama. Butuh di perhatikan bahwa dalam sistem panen harus tepat sesuai jadwal. Jarak panen pertama ke panen selanjutnya sekitar 2-3 minggu.

PABRIK PARANET/SHADINGNET
Paranet biasanya digunakan untuk atap pada green house, misalnya pada budidaya tanaman sayur, tanaman hias, dan bunga. Bisa juga dipakai untuk peneduh kolam ikan, dll. 
Ready stock paranet daya serap 50% dan 65% ukuran 3x100 meter bahan plastik.
Hub. 08123.258.4950 - 0877.0282.1277 - 0852.3392.5564. Info harga bisa dilihat DISINI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar