Rabu, 08 Agustus 2018

Tips Menanam Bunga Matahari Dan Merawat Bunga Matahari






Berikut Adalah Tips Menanam Bunga Matahari Dan Merawat Bunga Matahari :

                                                 
 [|Cara Menanam Bunga Matahari|]

Berikut yang harus diperhatikan dalam cara menanam bunga matahari ialah memilih lahan. Maupun dataran rendah maupun tinggi bisa menjadi lokasi yang cocok untuk penanaman. Soalnya anda harus milih tanah yang subur, ditambah dengan mendapat cahaya matahari yang cukup. Jika akan jadi untuk bisnis bunga matahari dlm jumbelah besar disarankan untuk milih lahan yang mempunyai kelembapan udara yang cukup tinggi yakni di wilayah pegunungan ataupun dataran tinggi, sehingga akan mendapat hasil yang optimal.

Baca Juga : 



Langkah berikutnya ialah pembibitan tanaman bunga matahari. Jika sesuda mempunyai benih akan di tanam, laksanakan penyemianbenih. Tempat penyemaian dapat memanfaatkan lahan persemaian ataupun pot sebelum dipindah ke lahan yang sebenarnya. Pensemai benih pada lahan persemaian dengan jarak minimal 1 cm. Laksanakan penyiraman dengan runtinn hingga tumbuh kecambah dengan ketinggian kisaran 15 hingga 20 cm atau telah berkecambah lama 10 hari. Sesuda tahap tersebut bibit bunga matahari bisa dipindahkan ke lahan pembesaran. Sebelum seminggu sebelum melaksanakan pemindahan, baiknya lahan yang akan dipakai telah dipersiapkan, dengan cara penggemburan, pemberian pupuk, dan disiram. Sebelum menanam benih, sediakan dahulu lubang tanam kira" 1 X 1 meter. Masukkan benih ke dalam lubang dan timbun bagian akarnya dengan tanah seperlunya. Minimal 1hari sekali tanaman perlu disiram, dan pemberian pupuk secara runtuwin pada waktu berkala.

 [|Cara Merawat Bunga Matahari|]

Trik Cara merawat bunga matahari yang perlu sangat perhatikan dalam pembesaran tanaman ialah sistemmenyiram. Penyiram tumbuhan terbaik ialah pagi hari dan sore hari. Dimana yang harus diperhatikan ialah jumlah air yang harus disesuaikan dengan takaran tanaman. Untuk menunjang pertumbuhan bunga perlu dilaksanakan pemupukan. Namun hal tersebut dilaksanakan pada saat usia tanaman telah mencapai 1 bulan. Dimana jenis pupuk juga harus disesuaikan dengan usia bunga matahari. Saat berusia 1 bulan pemupukan bisa dilaksanakan dengan pupuk NPK, dan pada usia hampir 2 bulan mulai menggunakan pupuk TSP. Takaran pemberian pupuk ialah sebanyak 5 gram pupuk per tanaman.











Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman, peneduh lapangan outdoor, peneduh kolam ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Kamis, 02 Agustus 2018

Trik Sukses budidaya Tanaman Anggrek


Budidaya bunga anggrek bisa dilaksanakan dengan muda alami tetapi ada juga yang memerlukan teknik tertentu. Indonesia kita terkenal di seluruh dunia karena mempunyai bunga anggrek dengan jenis yang sangat banyak yakni sekitar 3500 spesies yang diperoleh dari hasil nikah silang. Jenis anggrek yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia ialah jenis Dendrobium kenapa?
karena jenis anggrek ini harganya masih dibilang belum tingi, mempunyai banyak warna dan merawatnya lebih gampang. Ini lah Berikut setep-setep dan cara menanam anggrek bulan :

1. Pilih lah Bibit Bunga Anggrek
Sebelum menanam bunga anggrek, Kalian harusnya memilih bibit dgn kualitas yang baik. Pilih bibit yang siap untuk dibudidayakan.

Tanamlah bibit yang telah ditentukan berikut ke dalam plastik selama sembilan minggu, setelah itu dipindahkan ke dalam pot kecil. Anda haru menyampur pupuk organik secara tepat dalam proses pembibitan supaya pertumbuhan anggrek bisa tumbuh dgn baik. Dan Setelah 9 minggu berada di pot kecil, cara menanam anggrek bulan Berikutnya ialah memindahkan anggrek ke dalam pot yang lebih besar.

Baca Juga : 



2. Tanam lah di Tempat yang sesuai
Berikut Cara menanam anggrek bulan selanjutnya ialah menanamnya di tempat yang cocok. Anggrek bulan tak perlukan cahaya sang surnya terlalu banyak, hanya perlu sekitar 20% per hari. Taruhlah anggrek pada tempat yang teduh atau terhalang cahaya sang surya seperti di bawah pohon rindang atau digantung di pagar rumah. Suhu yang sesuai untuk anggrek yakni pada siang hari. Cariah lokasi yang mempunyai intensitas cahaya sang surya yang sesuai karena pertumbuhan tanaman anggrek dipengaruhi oleh intensitas cahaya sang surya.

3. Perhatikan Anggrek dan Daunnya
Hasil perawatan anggrek bulan juga bisa terlihat dari warna daunnya. Dan jika daun anggrek bulan berwarna hijau berarti anggrek memeperoleh intensitas sinar sang surya yang sesuai.  bila daun berwarna hijau tua artinya anggrek kurang mendapatkan intensitas cahaya sang surya.

4. Aturan Menyiram Harus Sesuai
Untuk penyiraman anggrek bulan sebaiknya dilaksanakan 2/3 X per hari saat udara sedang panas atau kemarau. Cara penyiraman yang baik ialah penyiraman dilakukan langsung ke akar dengan menggunakan air bersih pada pagi dan sore hari.

5. Menempatkan tanaman harus sesuai
Anggrek pasti tumbuh dengan baik pada tempat yang mempunyai suhu sekitar 14 Hinga 18 derajat celcius. Inilah Kunci paling penting dan utama yang rahasia biar anggrek bulan dapat tumbuh segar setiap saat ialah dengan menjaga suhunya supaya tetap terjaga.

6. Trik Memindah Anggrek
Jangan memindah anggrek secara sembarangan. Sebelum mencabut bibit anggrek, siapkan pot kosong satu lagi untuk dipakai sebagai tempat baru bagi anggrek. Setelah pot baru siap untuk dipakai, Anda bisa memindahkan anggrek tersebut. Anda harus memastikan posisinya terlihat baik dan tambahkan tempat tanam lain seperti pakis cincang. Tanaman anggrek model tanaman yang suka menempel, jadi keberadaan pakis cincang ini tuk ditempelkan dengan anggrek.




Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman, peneduh lapangan outdoor, peneduh kolam ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564








Selasa, 24 Juli 2018

Keungulan Menggunakan Paranet Untuk Tanaman


Fungsi Paranet (Shading Net) Untuk Peneduh Tanaman. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Fungsi paranet, manfaat shading net, dan kegunaan paranet (shade net).

Pada kegiatan budidaya tanaman, baiknya tanaman pangan, hortikultura, tanaman hias dan lain-lain tidak jarang kali kita mengalami bermacam kendala yang mengakibatkan kendala budidaya yang kita laksanakan. Gangguan ini bisa diakibatkan cuaca maupun hama. Gangguan cuaca seperti hujan dan angin kencang membuat kita gagal panen. Hujan dan angin pesat dapat merusak tanaman, biasanya pada tanaman padi. Hujan lebat juga bisa merusak bibit tanaman. Tanaman yang masih belum memiliki akar yang kuat dan lazimnya terkelupas dari tanah, sebab tanah di sekitar nya habis tersapu hujan.

Gangguan cuaca lain misalnya cuaca panas dan cahaya matahari yang berlebihan, untuk beberapa tanaman keadaan seperti sesuai untuk perkembanganya. Contoh tanaman anggrek, hanya memerlukan sinar sang matahari sekitar 2% sampai 3% saja. misal sinar matahari berlebihan lebih tinggi dari itu, maka tanaman anggrek akan mati atau layu. Namun disisi lain juga bila cahaya matahari terlalu sedikit, anggrek tak akan berkembang dengan baik.

Gangguan bagi tanaman juga umumnya berasal dari hama pengganggu atau hewan penggangu. Hewan tersebut pengganggu seperti ,burung kerap menggangu tanaman. Seumpama burung, sering kali memakan padi di sawah. Bahkan petani harus kesulitan memasang boneka orang sawah dan mengatur setiap pagi dan sore hari untuk mengusir burung yang menggangu.

Apakah terdapat solusi untuk seluruh masalah itu? Tentu ada. Solusinya merupakan dengan menggunakan paranet. Paranet merupakan semacam jaring yang pada awalnya diperuntukan untuk mengurangi intensitas cahaya matahari ke lahan atau tanaman. Namun rupanya, tak hanya itu. Paranet terlebih bagi budidaya tanaman memiliki banyak manfaat lain, diantaranya yaitu:

Baca Juga : 

1. Menaungi & Membendung Sinar Matahari Agar Tidak Melukai Tanaman.
Dengan memakai paranet, cahaya sang surya ke lahan atau tanaman dapat di atur sesuai keperluan. Beberapa variasi tanaman tidak menyukai sinar sang surya berlebihan. Sebab akan melukai tanaman hal yang demikian. Semisal tanaman anggrek, umumnya hanya membutuhkan cahaya matahari dalam jumlah sedikit, yaitu antara 20% hingga 30% saja. Jikalau sinar sang surya terlalu banyak, bunga anggrek bisa terluka yang ditandai dengan komponen seperti terbakar & kering. Seandainya diperkenankan ini akan membuat anggrek tidak akan menonjol indah & menurunkan poin jualnya.

Paranet bisa mengendalikan dan mengurangi sinar sang surya ke lahan atau tanaman. Dengan kerapatan yang berjenis-jenis, paranet dapat dipilih pantas keperluan. Kerapatan paranet menunjukan persentase cahaya matahari yang dapat dihalaunya. Dengan kerapatan paranet 65%, artinya sebanyak 65% juga sinar matahari dapat dicgas agar tak lansung sampai ke tanaman, dan hanya 25% saja yang hingga ke tanaman atau lahan.


2. Membantu Menahan Air Hujan & Angin.
Dengan kerapatannya, paranet dapat memecah air hujan dan membagi tenaga angin yang berhembus. Air hujan yang jatuh dari langit mempunyai tekanan yang besar, jika hujan ini langsung mengenai tanaman atau tanah, maka tanah akan terkikis & dapat merusak daun tanaman. Menggunakan paranet, air hujan akan diubah menjadi air yang halus dan mengurangi kekuatan, sehingga aman bagi tanaman maupun tanah. Begitu juga yang terjadi pada angin.  


3. Meski Ventilasi Udara & Temperatur.
Seketika udara dihalangi dengan paranet, tapi udara hal yang demikian tetap bisa via paranet namun dengan tekanan yang rendah. Artinya ialah paranet tetap mempertahankan peredaran udara ke tanaman & lahan dengan baik. Sehingga suhu tanaman & udara tetap terjaga supaya tidak terlalu tinggi.

4. Melindungi Tanaman Dari Serangan Burung Atau Binatang Pengganggu.
Nah itulah sebagian manfaat pengaplikasian paranet terlebih untuk budidaya tanaman dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Paranet dapat digunakan dari bidang pertanian, peternakan dan perikanan, Setidaknya gunakan lah paranet sekarang juga, dan dapatkan manfaatnya bagi tanaman Anda


                                              Jual Paranet (Shading net)
                                           
Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman, peneduh lapangan outdoor, peneduh kolam ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu



Senin, 16 Juli 2018

Manfaat Paranet Untuk Budidaya Pohon Gaharu, Pohon Dengan Aroma Wangi Dan Miliki Nilai Jual Tinggi


Gaharu termasuk jenis pohon yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Terutama dalam industri wangi wangian/ parfum. Gaharu bisa menghasikan resin dan minyak atsiri yang mempunyai bau wangi yang dipakai untuk campuran parfum. Pohon gaharu mampu menghasilkan minyak atsiri yang mempunyai aroma wangi, karena ada teknik unik yang harus diberikan khusus ke pohon gaharu.

Yaitu harus diinfeksi dulu oleh parasit dari kelompok Ascomycetes (Phaeoacremonium parasitica). Parasit ini mempunyai kulit berwarna gelap, jadi kayu yang sudah terinfeksi akan mempunyai warna yang gelap. Hal ini berarti bahwa pohon gaharu sudah siap diambil batangnya untuk diolah dan menghasilkan minyak atsiri.

Gaharu termasuk jenis pohon dengan tajuk lebat yang bisa mencapai tinggi sampai 40m dengan diameter 60cm. Penyebarannya didataran asia yang meliputi wilayah Bangladesh, Indonesia, Philipina, Myanmar, India, Iran, Laos dan Singapura. Pohon gaharu ini dibudidayakan dengan cara diperbanyak melalui biji dengan tingkat keberhasilan perkecambahannya mencapai sekitar 47%. Industri parfum yang mulai berkembang tentu membuat permintaan kayu gaharu menjadi tinggi. Pastinya dengan iklim negara kita yang cocok bagi pertumbuhan tanaman gaharu. Maka potensi budidaya gaharu bisa menjadi sebuah peluang usaha yang sangat menjanjikan.

Ketika proses budidaya untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan pengetahuan yang mumpuni tentang teori dan cara pengaplikasiaanya di lapangan. Serta pohon gaharu ini bukanlah jenis tanaman yang gampang di budidayakan. Jadi harus dibuthkan teknik khusus seperti :

Baca Juga :

1. Pemilihan Bibit

Bibit yaitu hal dasar yang harus dipersiapkan dalam menanam gaharu seperti juga cara menanam indigofera. Pemilihan bibit haruslah baik dan berkualitas supaya bisa menghasilkan tanaman yang berkualitas juga. Ada beberapa kriteria pohon gaharu yang tepat dipilih sebagai bibit, antara lain:

* Bibit tanaman harus sehat, tak ada gejala serangan hama atau penyakit
* Akar tanaman tak menembus polibag.
* Ukuran diameter pohon yang ideal dipakai untuk bibit yaitu 1cm.
* Tinggi pohon ideal untuk bibit yaitu 20cm-30cm.
* Laksanakan pengangkutan bibit dengan hati-hati.
* Letakkan bibit di tempat yang teduh dan laksanakan penyiraman supaya tanaman bisa beradaptasi dengan lingkungan.

2. Persiapan Lahan Tanam

Sesudah bibit siap maka tahap berikutnya yaitu menyiapkan lahan tanam. Untuk 1 ha lahan ideal bisa ditanami sebanyak 1.111 pohon. Adapun beberapa tahapan dalam persiapan untuk lahan tanam seperti :

* Bagian lubang tanam harus dibuatkan minimal 2 minggu sebelum penanaman.
* Buatlah lubang tanam dengan ukuran 30x30x30cm.
* Dengan jarak setiap tanaman 3×3m, atau bisa disesuaikan dengan luas lahan yang dipunyai.
* Tambahkan pupuk kandang atau pupuk organik kedalam lubang tanam 3-5kg/lubang.
* Bisa berikan tambahan pupuk NPK sekitar 20-30gr/lubang.
* Supaya pH tanah tetap berada pada angka 5 anda juga bisa memberi tambahan dolomit 100gr/lubang tanam.
* Jika semua komponen sudah dimasukkan ke lubang tanam, maka biarkan selama 1 minggu supaya semua bahan meresap.
* Baru kemudian sesudah itu anda bisa melaksanakan penanaman.

3. Penanaman Pohon Gaharu

Sesudah lubang tanam siap maka tahapan berikutnya pohon gaharu siap ditanam, sama seperti cara menanam oregano. Waktu yang paling baik untuk melaksanakan penanaman yaitu pada musim hujan dan dilaksanakan ketika sore hari.

Metode penanaman bisa dilaksanakan secara monokultur atau polikultur. Penanaman cukup dilaksanakan dengan cara mengeluarkan bibit tanaman dari polibag secara hati hati dan tak sampai merusak akar.

Kemudian masukkan bibit kedalam lubang tanam. Padatkan tanah pada sekitar lubang tanam untuk mengantisipasi tanaman tak rebah.

4. Pemeliharaan dan Perawatan

Proses pemeliharaan dan perawatan yaitu tahap yang paling penting dalam menanam gaharu dan juga pada cara menanam kopi. Pada dasarnya perawatan pemeliharaan tanaman ini tak jauh beda dengan tanaman lain. Tetapi tentu ada beberapa hal yang wajib menjadi perhatian anda seperti :

- Pengairan
Pada proses pengairan dikerjakan dengan cara menyiram lahan sekitar tanaman. Laksanakan proses penyiraman rutin selama 1 kali dalam 1 hari. Atau bisa disesuaikan dengan kondisi lahan dan cuaca. Apabila musim penghujan maka anda tak disarankan terlalu sering melaksanakan penyiraman karena bisa mengakibatkan air menggenang dan menimbulkam kebusukan pada akar. Dan apabila musim kemarau tiba maka Anda harus meningkatkan proses penyiraman pada pohon gaharu.

- Pemberian Naungan
Karena pohon ini termasuk jenis tanaman yang membutuhkan naungan untuk peneduh, nah maka dari itu Anda harus menyiapkan naungan untuk mempercepat proses pertumbuhannya. Anda bisa memakai naungan seperti pohon pepaya ataupun singkong. Atau anda juga bisa membuatkan naungan dari jaring paranet, daun ilalang dan pelapah kelapa.

- Pemangkasan Cabang
Tujuan pemangkasan cabang ini supaya tanaman mempunyai pertumbuhan tinggi yang cepat. Pemangkasan dilaksanakan dengan mengurangi jumlah ranting pada cabang. Potong 2-3cm ranting dari cabang. Laksanakan pemangkasan rutin setiap 2 minggu 1 kali. Dan ketika tinggi pohon sudah mencapai 2m anda bisa menghentikan pemangkasan.

- Pemupukan
Pemberian pupuk tambahan yang bisa anda berikan yaitu bisa berupa pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang. Pupuk organik bisa diberikan setiap 6 bulan 1 kali. Sedangkan untuk pupuk anorganik anda bisa memakai NPK yang diberikan setiap 3 bulan 1 kali. Pemberian pupuk dilaksanakan dengan cara disebarkan pada tajuk tanaman.

- Penyiangan 
Penyiangan yaitu salah satu upaya dalam menekan dari pertumbuhan gulma. Gulma yang tumbuh secara tak terkontrol akan mengakibatkan perebutan unsur hara dengan tanaman. Jadi tanaman tak bisa menyerap zat hara dengan optimal. Oleh sebab itu maka penyiangan harus rutin dilaksanakan dengan cara membersihkan gulma yang tumbuh disekitar perakaran tanaman. Anda bisa mencabut atau memakai alat bantu seperti cangkul atau parang untuk menyingkirkan gulma tersebut.

5. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman tak bisa dianggap sepele. Pada kondisi tertentu serangan hama dan penyakit yang serius bisa membuat kegagalan panen bahkan kematian pada tanaman. Pastiya dibutuhkan perlakuan khusus untuk menghalau hama dan penyakit supaya tak menyerang tanaman gaharu. Pengendalian ini bisa dilaksanakan dengan cara menyemprotkan pestisida ke tanaman. Pada cairan pestisida mampu mengatasi serangan kutu daun dan kutu putih serta penyakit busuk akar yang sering menyerang tanaman gaharu.

Itulah langkah-langkah menanam gaharu paling gampang dan pasti sukses, tentu bisa menjadi kiat bisnis untuk mulai menekuni usaha ini. Apalagi dengan peluang dan potensinya yang masih tinggi, maka pilihan yang paling tepat pastinya bagi anda yang mempunyai lahan yang tak terpakai. Dari pada tak dipakai lebih baik untuk menanam gaharu yang sudah pasti sangat menguntungkan.


Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman, peneduh lapangan outdoor, peneduh kolam ikan, untuk atap atau dinding kandang ternak ataupun digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Selasa, 10 Juli 2018

Budidaya Anggrek Dengan Naungan Jaring Paranet, Untung Lebih Banyak


Untuk Anda yang hobi dan suka mengoleksi bunga anggrek? Atau mungkin saja Anda gemar menanam bunga anggrek? Tetapi Anda sering melihat tanaman anggrek Anda layu bahkan mati akibat terkena terik matahari. Hal ini tentu membuat Anda frustasi, karena bunga anggrek lain dari bunga yang lainnnya terutama dalam hal harga. Bunga anggrek memang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi, keindahan dari bunga anggrek itu sendiri yang membuat nilai ekonominya tinggi.

Tak hanya itu proses budidaya bunga anggrek yang tergolong cukup sulit juga membuat harga bunga ini semakin tinggi. Mengapa bunga anggrek sulit untuk dibudidayakan? Salah satu penyebab sulitnya tanaman bunga anggrek dibudidayakan yaitu karena bunga angrek yang tak bisa menyerap panas tinggi atau tak bisa bertahan di suhu yang terlalu tinggi. Sementara itu Indonesia yaitu negara dengan iklim tropis yan artinya negara Indonesia mempunyai suhu udara yang cukup tinggi karena matahari bersinar di Indoensia kurang lebih 12 jam 1 hari, hal ini lah yang mengakibatkan bunga anggrek sedikit lebih sulit untuk dibudidayakan di Indonesia.

Tanaman anggrek mampu menerima sinar matahari hanya sekitar 20%-30% saja karena kebutuhan anggrek pada sinar matahari hanya 20%-30% saja. Apabila anggrek memperoleh sinar matahari lebih dari 30% maka tanaman bunga anggrek akan mudah layu bahkan mati. Akan tetapi bila tanaman bunga anggrek memperoleh sinar matahari kurang dari 20%, tanaman tersebut tak akan bisa tumbuh optimal.
Baca Juga :
Fungsi paranet yaitu sebagai atap tanaman. Tanaman anggrek sangat memerlukan paranet untuk atap bagi tanaman tersebut. Berikut cara merawat anggrek supaya menjadi lebih cepat berbunga.

1. Anggrek harus diletakkan di dalam rumah yang intensitas sinarnya 50%–70 %, maka atap dari rumah lindung tersebut harus diberi naungan jaring paranet.

2. Supaya tanaman anggrek rajin berbunga, maka penyusunan tanamannya harus diperhatikan, sebaiknya penyusunan rak untuk tanaman anggrek diletakkan dalam posisi datar dengan ketinggian 1m dan jangan diletakkan berjenjang karena akan mengganggu sirkulasi udara.

3. Diperlukan kelembaban antara 60%–80%. Untuk menjaga kelembaban udara pada bagian bawah rak bisa dibuat kolam atau bisa juga membuat kabut di dalam rumah lindung dengan cara pemasangan sprinkle.

4. Media tanam yang pas dan cocok untuk membuat anggrek rajin berbunga tersusun dari 2 bagian. sepertiga bagian bawah diisikan dengan potongan batu bata dan dua per tiga bagian sisanya diisikan dengan pakis.

5. Pot juga sangat mempengaruhi dalam tanaman anggrek supaya rajin berbunga. Bahan pot yang paling pas dan cocok yaitu pot yang terbuat dari tanah liat dan banyak lubang nya.

6. Agar tanaman anggrek rajin berbunga maka sangat perlu memperhatikan masalah kandungan air di dalam media tanamnya. Apabila cuaca panas diperlukan penyiraman 2 kali 1 hari dan apabila cuaca hujan tak perlu melaksanakan penyiraman. Waktu penyiraman yang sesuai yaitu pagi hari dan sore hari.

7. Hal penting supaya tanaman anggrek rajin berbunga yaitu pemberian pupuk dengan kandungan unsur hara yang tinggi. Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan ataupun menyiramkan dan bisa juga memakai pupuk slow rilis yang ditaburkan pada media tanam anggrek.

8. Pemberian ZPT atau Hormon. Bila ingin membuat tanaman anggrek rajin berbunga kadang perlu memberi tambahan ZPT atau hormon. Yang bisa dipakai untuk membantu proses pembungaan anggrek yaitu Giberelin. Bisa juga dengan memakai air kelapa dengan konsentrasi 15%.

9. Sama seperti tanaman lain anggrek juga tak luput dari serangan hama dan penyakit. Proses pengamatan setiap hari merupakan cara paling tepat untuk mencegah dari serangan hama dan penyakit anggrek. Bersihkan tanaman anggrek dari kotoran, gulma serta daun-daun busuk. Pemakaian insektisida apabila terserang hama, pemakaian fungisida apabila terserang jamur dan pemakaian bakterisida apabila terserang bakteri.


Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Selasa, 03 Juli 2018

Dengan Menggunakan Paranet, Tempat Olahraga Menjadi Nyaman Dan Tak Perlu Khawatir Kepanasan


Kebutuhan olahraga memang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan olahraga secara teratur ternyata tak hanya mempengaruhi pada kebugaran fisik saja tetapi juga bisa mempengaruhi kepada kesehatan mental.

Menurut profesor ilmu kesehatan fisik dan olahraga dari Universitas Arizona, mengatakan bahwa cukup dengan menggerak-gerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari kesehatan mental kita akan meningkat dengan cepat. Menurutnya dengan berolahraga akan membuat daya pikir juga akan bertambah jernih, bisa mengurangi stress dan juga bisa membuat perasaan menjadi riang.

Ketika menjalankan olahraga banyak sekali cara supaya tak bosan. Terkadang olahraga apabila hanya dijalankan sendirian menjadikan kurang semangat, akan lebih bersemangat apabila olahraga dijalankan secara bersama sama. Salah satunya pilihan olahraga beregu yaitu seperti olahraga tenis. Tak hanya berolahraga, bermain tenis juga bisa untuk saling tukar pikiran dengan teman yang lainnya atau teman 1 kompleks perumahan yang jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Sesudah 1 minggu melaksanakan rutinitas, supaya hidup seimbang, hari Sabtu dan hari Minggu bisa dimanfaatkan untuk olahraga tenis.

Sambil menunggu giliran bermain, bisa duduk-duduk di pinggir lapangan, berbagi bebagai hal dengan kawan, mungkin hanya sekedar ngobrol dan juga untuk mempererat tali silaturahmi atau bisa juga menambah rekan relasi bisnis.

Acara duduk santai akan lebih nyaman apabila lapangan tenis teduh dan tak panas. Tetapi tak semua tempat ada lapangan tenis indoor, lapangan tenis indoor tak panas tetapi di 1 sisi pencahayaannya kurang apabila tak ada listrik. Lapangan tenis outdoor sebetulnya lebih nyaman karena udara lebih segar, sirkulasi udaranya juga lancar serta hemat listrik karena pencahayaan sudah cukup dari sinar matahari.

Baca Juga :



Bagaimana bila lapangan tenis tak indoor dan ingin tetap nyaman berlama-lama disana? Bahkan bisa bermain tenis pada siang hari yang cukup terik? Sekarang anda tak perlu khawatir lagi karena paranet bisa menjadi solusi yang anda perlakan sekarang ini.

Paranet yaitu jaring peneduh yang bahannya terbuat dari anyaman plastik, tambang ataupun kawat. Jadi ketika anda bermain tenis lapangan, anda tak akan kepanasan. Paranet ini tersedia dalam berbagai ukuran kerapatan lubang. Yaitu paranet 45%, paranet 50%, paranet 65%, paranet 75%, paranet 80%, serta paranet 90%. Semakin besar presentase kerapatan, maka semakin rapat lubang paranetnya.
Pemilihan paranet bisa disesuaikan dengan kebutuhan sejauh mana tingkat kerindangan lapangan tenis diinginkan. Sebagai contoh memilih paranet dengan kerapatan 65%, artinya sinar matahari yang mampu dihalangi paranet sebesar 65%. Dengan kata lain sinar matahari yang masuk ke dalam lapangan tenis hanya sebanyak 35% saja.

Dengan sinar matahari yang masuk ke dalam lapangan hanya sebesar 35% atau 25%, maka bermain tenis pada waktu siang hari akan tetap terasa nyaman dan tek perlu takut kepanasan. Bahan paranet ada yang terbuat dari bahan plastik, nilon, kawat, atau tambang. Untuk penutup atau peneduh lapangan tenis disarankan yang terbuat dari plastik karena kuat dan ringan serta lebih awet.

Berapa lama tingkat keawetannya? Paranet yang lokal selama ini bisa dipakai untuk sekitar 2-3 tahun lamanya. Sedangkan paranet yang impor lebih mahal harganya tetapi tingkat keawetannya bisa sampai 5 tahun.


Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman, peneduh lapangan outdoor, peneduh kolam ikan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Selasa, 26 Juni 2018

Tips Jitu Budidaya Jamur Tiram Dirumah Bagi Para Pemula


Membudidayakan Jamur Tiram di rumah sendiri sangatlah gampang dan sangat menjanjikan untuk pemula. Apabila Anda sukses untuk melaksanakan budidaya jamur ini maka dipastikan keuntungan yang diperoleh akan sangat melimpah.

Jamur yaitu salah satu tanaman sehat yang sekarang ini cukup populer untuk dijadikan budidaya. Tanaman ini yaitu salah satu tanaman yang bisa tumbuh dengan media selain tanah. Cara budidaya jamur tiram dan perawatan dari jamur juga tak terlalu sulit jadi cukup cocok untuk dijadikan budidaya. Salah satu jenis jamur yang baik dan gampang untuk dijadikan budidaya yaitu jamur tiram. Jamur ini mempunyai karakteristik jamur yang lebar seperti tiram. Jamur tiram juga mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi jadi baik juga untuk kesehatan. Kemudian bagaimana cara untuk melaksanakan budidaya jamur tiram ini, berikut ini cara membudidayakannya :

1. Pemilihan Bibit


Cara menanam jamur tiram yang wajib diperhatikan yang pertama yaitu pemilihan bibit jamur. Anda wajib memperhatikan kualitas bibit supaya hasil panen yang dihasilkan benar-benar melimpah dan tak mengecewakan. Beberapa petani gagal dalam penanaman jamur tiram karena salah dalam memilih bibit penyebab dari salah bibit ini sendiri bisa berupa gagal panen, jamur tak tumbuh, sampai kualitas dari jamur kurang baik. Untuk membuat bibit yang baik, Anda bisa melaksanakan pembibitan sendiri dengan membibitkan jamur f1. Tak hanya itu, Anda juga mencari bibit dengan kualitas yang terbaik langsung pada petani yang memang sudah sukses atau juga toko bibit yang memang sudah terpercaya.

2. Membuat Media Tanam

Untuk membuat 100kg media tanam untuk jamur Anda pakai 80kg serbuk kayu atau serbu gergaji yang halus, selanjutnya bekatulnya yaitu 15kg dan 15kg untuk kapurnya. Selanjutnya aduk dan campurkan bahan itu sampai semua bahan tercampur secara merata. Sesudah itu, masukkan air sekitar 60% dari jumlah bahan dalam media tanam. Cara menanam jamur tiram yaitu dengan mengetes media tanam apabila sudah bercampur dengan baik. Laksanakan proses pengetesan dengan cara menggenggam media tanam apabila sudah tak ada airnya dan apabila dijatuhkan media tanam tak pecah maka media tanam tersebut sudah siap untuk ditanami jamur. Selanjutnya media tanam difermentasi selama 5-10 hari dalam suhu ruangan sekitar 70%.

Baca Juga :

3. Sterilisasi Media Tanam dan Inokulasi

Sesudah media tanam di fermentasi, jamur tiram dimasukkan ke media tanam dalam plastik polipropilen. Sesudah media dipadatkan sampai membentuk botol atau yang sering disebut baglog. Pada ujung plastik dipasang dengan ring dan kemudian ditutup dengan kapas. Selanjutnya yaitu membungkus baglog untuk sterilisasi dengan memakai drum. Pakailah api dengan panas sekitar 95-110 derajat celcius dalam waktu 10 jam. Sesudah dikukus supaya steril Anda bisa mendinginkan kembali baglog untuk tanaman ini dengan cara didiamkan saja.

4. Inokulasi, Inkubasi, dan Pertumbuhan Jamur Tiram

Sesudah difermentasi baglog harus dipindahkan ke tempat inokulasi. Diamkan baglog selama 24 jam supaya dingin pastikan pula ruangan inokulasi ini dingin. Sesudah itu, masukkan bibit pada baglog caranya yaitu mengambil botol bibit. Selanjutnya ujung botol disemprot alkohol dan dibakar dengan spiritus sampai menyala kemudian matikan kembali. Aduk bibit dengan kawat dan masukkan bibit pada leher baglog sampai penuh dan tutup dengan kapas. Selanjutnya bibit di inkubasi untuk memperoleh miselium. Proses terakhir yaitu memindahkan baglog yang tumbuh miselium pada kumbung. Cara menanam jamur tiram terakhir yaitu dengan memberikan lubang pada baglog untuk tumbuhnya jamur.

Itulah sedikit cara membudidayakan jamur. Mudah bukan untuk membudidayakan jamur ini dengan membudidayakan jamur Anda bisa menghasilkan keuntungan yang cukup banyak.


Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Rabu, 20 Juni 2018

Ungkap Cara Jitu Budidaya Jambu Kancing, Agar Cepat Berbuah & Melimpah


Jambu air kancing atau jambu kancing atau jambu benik ini termasuk jenis jambu non biji yang ukurannya cukup kecil. Ciri pohon jambu kancing yaitu pohon jambu bisa tumbuh dengan ketinggian sekitar 7m-10m apabila ditanam ditanah dan sekitar 3m-4m apabila ditanam di pot/polybag tanam, ciri selanjutnya yaitu mempunyai daun yang lebar, lancip dibagian ujungnya, batang pohonnya tak bergetah, ranting pohonnya pun cukup kuat untuk menopang sekitar 5-7 buah. Sedangkan ciri buah jambu kancing yaitu ukurannya cukup mungil dan mengecil pada bagian pangkal tangkai, tak berbiji warnanya merah merona serta sedikit kehitaman apabila terlalu matang, bertekstur renyah garing, mengandung banyak sekali air dengan rasa jambu yang asam menyegarkan meskipun jambu sudah matang.

Jambu kancing mempunya banyak manfaat bagi kesehatan karena mempunyai kandungan seperti serat, mineral yang cukup tinggi, vit A, dan vit C. Adapun manfaat jambu kancing yang lainnya, yaitu:

  • Bisa melancarkan pencernaan
  • Mengurangi dari dehidrasi dengan membantu mencukupi cairan yang ada dalam tubuh
  • Bisa menyeimbangkan kekebalan tubuh
  • Memperkuat fungsi sel darah putih
  • Menjaga kesehatan mata
  • Membantu memperbaiki jaringan sel dalam tubuh yang rusak
  • Baik dan cocok sekali untuk ibu hamil


Adapun Proses Pembudidayaan Jambu Kancing, Yaitu :

Syarat Tumbuh Jambu Kancing

Jambu air kancing ini tergolong buah tropis yang mampu berbuah sepanjang tahun, untuk membudidayakan jambu kancing ini sebaiknya dikerjakan di daerah dataran rendah yang mempunyai iklim panas. Jambu kancing akan berbuah secara maksimal apabila terkena sinar matahari secara penuh, tetapi tanaman jambu kancing juga bisa tumbuh pada daerah dingin atau di pegunungan.

Tanaman jambu air akan tumbuh baik di daerah yang mempunyai curah hujan rendah atau kering sekitar 500-3.000mm/tahun dan musim kemarau lebih dari 4 bulan, mempunyai intensitas cahaya matahari yang ideal yaitu sekitar 40%-80%, mempunyai suhu sekitar 18°C-28°C serta mempunyai kelembapan udara sekitar 50%-80%.

Persiapan Bibit Jambu Kancing

Perbanyakan bibit jambu kancing bisa diperoleh dengan cara stek pada pucuk, okulasi serta pencangkokan. Tetapi apabila tak ingin ribet, anda bisa memperoleh bibit jambu kancing dengan membelinya di toko bibit tanaman. Pilihlah bibit yang tumbuh subur, mempunyai batang bawah yang besar serta berwarna kecokelatan.

Cara Menanam Jambu Kancing

Jambu kancing bisa ditanam di lahan yang luas maupun ditanam di dalam pot atau sering dikenal tabulampot. Menanam jambu kancing dalam pot atau tabulampot jambu kancing yang baik yaitu memakai polybag berbahan plastik berukuran sekitar 60cm x 70cm karena bisa bertahan sampai 3-4 tahun. Media tanam yang dipakai untuk menanam jambu kancing ini yaitu campuran tanah hitam yang steril dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.

Baca Juga :



Ketika menanam, pohon jambu harus diberi jarak tanam sekitar 2,5m-3m supaya pertumbuhan pohon tak saling mengganggu. Pohon jambu benik harus dijarangkan atau diberi jarak ketika berbunga untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal. Indukan jambu kancing yang ideal yaitu mempunyai tinggi sekitar 3m dan berumur sekitar 2,5 tahun.

Cara Merawat Jambu Kancing Dalam Pot

Laksanakan penyiraman secara rutin yaitu 2 kali 1 hari setiap pagi hari dan sore hari, tetapi apabila cuaca sangat panas, intensitas penyiramannya bisa ditambah menjadi 3-4 kali 1 hari. Penyiraman tersebut bisa dikerjakan secara manual ataupun melalui irigasi tetes atau dengan memakai kran otomatis.

Laksanakan juga pemupukan dengan memakai pupuk NPK dan pupuk kandang, dengan dosis pupuk yang diberikan yaitu 1-2 sdm NPK per tanaman yang diberikan setiap 1 minggu 1 kali dan 1-2 ons pupuk kandang per tanaman yang diberikan setiap 2 minggu 1 kali. Pemupukan tersebut jangan sampai mengenai batang pangkal tanaman karena bisa mengakibatkan pembusukan.

Apabila sudah berbuah, bungkus buah dengan kelambu supaya terhindar dari serangan hama lalat buah, belalang ataupun ulat. Apabila terserang hama tersebut bisa mengerjakan penyemprotan insektisida. Dan apabila tanaman terserang tungai maka bisa diatasi dengan menyemprotkan akarisida dengan dosis 0,25ml-0,5ml dicampur dengan 1 liter air.

Selain itu, laksanakan pemangkasan daun kering untuk mencegah dari penularan penyakit dan juga untuk mencegah daun tua menutupi anakan serta menghindari buah dari goresan daun. Ketika pemangkasan setidaknya 6-8 daun supaya perkembangan buah menjadi maksimal. Sesudah pemangkasan bunga jantan, sebaiknya melaksanakan pemangkasan daun kembali.

Masa Panen Jambu Kancing

Bibit yang asalnya dari cangkokan akan berbuah mengikuti pola buah pohon indukan, setidaknya diperlukan waktu sekitar 4-6 bulan sejak bibit ditanam untuk tujuan pembuahan.


Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk melindungi dari serangan hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Senin, 11 Juni 2018

Budidaya Stevia Tanaman Pendamping Gula Tebu, Bermanfaat & Rendah Kalori


Tanaman Stevia merupakan salah satu jenis tanaman semak yang asalnya dari famili Compositae. Tanaman ini bisa mencapai ketinggian sekitar 65cm, batangnya bulat, berbulu, bercabang banyak dan berwarna hijau. Daun tanaman ini tumbuh tunggal berhadapan dengan bentuk daun bulat telur. Bagian daun Stevia banyak dipakai untuk bahan pembuatan gula atau pemanis alami. Bahan pemanis utama pada stevia ini merupakan stevioside yaitu suatu glikosida diterpen yang sangat manis tetapi hampir tak mengandung kalori. Tingkat kemanisan yang dipunyai stevia 200-300 kali lebih manis bila dibandingkan dengan gula tebu.

Spesifikasi Ilmiah Tanaman Stevia

Kingdom      : Plantae
Division        : Spermatophyta
Sub division : Angiospermae
Class             : Dicotyledoneae
Ordo             : Asterales
Familia         : Composite
Genus           : Stevia
Spesies          : Stevia rebaudiana Bertonii M.

Karena tanaman stevia sangatlah potensial dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan pemanis atau gula alami pendamping gula tebu dan pengganti gula sintetis dan juga gula stevia mempunyai kelebihan yaitu tak bersifat karsinogen dan juga rendah kalori, kini banyak orang yang mencoba untuk membudidayakan tanaman stevia ini.

Cara Budidaya Tanaman Stevia

a. Pembibitan Stevia

Bibit stevia bisa didapat dengan beberapa cara diantaranya dari benih, stek, tunas serta juga kultur jaringan. Tetapi cara yang paling banyak dipakai yaitu pembibitan melalui stek karena dirasa lebih cepat serta praktis. Pembibitan dengan stek dilaksanakan dengan memakai naungan plastik kedap udara bersuhu rendah dan juga kelembapan udaranya mendekati 100%. Setelah berumur 3-4 minggu, bibit stek bisa dipindah tanamkan pada lahan yang sudah disiapkan

b. Penanaman Stevia

Sebelum melaksanakan penanaman, lahan tanam yang akan dipakai untuk budidaya stevia digemburkan dengan cara di cangkul atau di bajak sebanyak 2 kali. Selanjutnya buatlah bedengan dengan ukuran lebar sekitar 100cm-125cm, tinggi sekitar 20cm dan untuk panjangnya bisa disesuaikan dengan lahan tanam. Apabila lahan tanam yang dipakai berkontur miring maka sebaiknya dibuat teras terebih dulu.

Sesudah semua siap, selanjutnya laksanakan penanaman. Bibit ditanam dengan jarak tanam sekitar 25cmx25cm atau 30cmx30cm dengan dalam setiap bedengan sekitar 4-5 baris bibit. Sebelum ditanam dalam lubang tanam yang dibuat diberi pupuk organik baik itu pupuk kandang atau pupuk kompos dengan dosis sekitar 250gr/lubang tanam. Waktu yang baik untuk melaksanakan penanaman stevia yaitu ketika musim hujan.

Baca Juga :



c. Pemeliharaan Stevia

Sesudah melaksanakan penanaman maka perlu dilaksanakan pemeliharaan berupa pemupukan, pemangkasan serta pengendalian hama penyakit.

Pemupukan

Sesudah 1 minggu tanam, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk ure, TSP dan KCl dengan dosis setiap pupuk yaitu 1gr, 1gr dan 1gr/tanaman. Pemupukan ini kembali dilaksanakan setiap sesudah panen.

Pemangkasan

Ketika tanaman berumur sekitar 2 minggu, laksanakan pemangkasan pada setiap jung tanaman supaya percabangan terbentuk dan produksi daunnya semakin banyak.

Pengendalian Hama Penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman stevia yaitu seperti kutu daun aphis sp yang merusak bagian pucuk daun, ulat grayak Heliothis sp. , Cendawan Poria hypolateria yang mengakibatkan batang berwarna merah bata dan akhirnya layu, dan juga penyakit Sclerotium rolfsii serta Fusarium sp.

Untuk mengendalikan hama dan penyakit ini jangan memakai insektisida ataupun fungisida, laksanakan pengendalian secara manual saja seperti mengambil hama atau mengambil bagian tanaman yang terserang kemudian dimusnahkan supaya tak meyebar.

d. Pemanenan Daun Stevia Dan Pasca Panen

Daun stevia mulai bisa dipanen sesudah berumur sekitar 40-60 hari sesudah penanaman dan pemanenan berikutnya bisa dilaksanakan setiap 30-60 hari 1 kali. Pemanenan ini jangan terlambat karena bisa menurunkan kadar gula yang ada pada daun.

Selain berdasarkan umur, memulai pemanenan bisa dilaksanakan dengan melihat ketinggian tanaman. Biasanya yang sudah bisa dipanen yaitu tanaman yang sudah mempunyai ketinggian sekitar 40cm-60cm dan berdaun rimbun.

Waktu yang baik untuk melaksanakan pemanenan stevia yaitu pada pagi hari. Pemanenan dilaksanakan dengan cara batang atau tangkai sepanjang 10cm-14cm dari permukaan tanah, selanjutnya batang tersebut dirompes dan diambil daunnya saja.

sesudah daun didapatkan selanjutnya daun Stevia tersebut di keringkan baik itu dengan menjemurnya dibawah sinar matahari ataupun dengan memakai alat pengering buatan. Apabila sudah kering, daun tersebut bisa dikemas dan dijual kepada konsumen.


Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk melindungi dari serangan hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Kamis, 07 Juni 2018

Ingin Budidaya Paprika & Dapat Keuntungan, Ini Dia Cara Praktisnya!!!


Parprika yaitu suatu jenis tanaman yang terlihat seperti perpaduan antara bentuk tomat dan kulit cabe. Paprika mempunyai nama latin yaitu Capsicum Annuum L dan tergolong jenis buah-buahan. Apabila dilihat dari spesiesnya, paprika adalah keluarga dari terong-terongan.

Untuk bisa menanam paprika ada beberapa syarat tumbuh yang harus dipenuhi. Syarat tumbuh tersebut, antara lain :

Lahan tanam berada pada daerah dataran tinggi, minimal ketinggian tanah yaitu 800mdpl.
Suhu lingkungan tak terik, dengan kisaran suhu diantara 15oC-25oC.
Kadar keasaman tanah tempat paprika ditanam haruslah berada pada pH yang netral, sekitar 6 atau 7.
Daerah penanaman haruslah mempunyai curah hujan yang tinggi.

Paprika sendiri yaitu bahan masakan yang rasanya sangat nikmat dan lezat. Kebanyakan masakan oriental memakai paprika sebagai pengganti cabe. Harga jual paprika tergolong lumayan mahal bila dibandingkan dengan tumbuhan lain di keluarga terong-terongan. Warnanya juga sangat menarik, mulai dari warna hijau, merah, sampai warna kuning. Fungsi paprika sangatlah diperlukan ketika memasak, sehingga meskipun harganya mahal, permintaan masyarakat pada paprika masih tinggi.

Ada Beberapa Trik Untuk Anda Yang Ingin Budidaya Paprika, Antara Lain :

Persiapkan Media Tanam

Persiapan media tanam yang berupa tanah dilaksanakan dengan beberapa proses. Proses pertama, pastikan tanah sudah memenuhi persyaratan tumbuh paprika. Apabila kadar keasaman sudah terpenuhi, maka laksanakanlah pemeriksaan kandungan hara pada tanah. Kandungan hara yaitu nutrisi yang sangat diperlukan oleh tubuh. Oleh sebab itu untuk mencukupinya, tanah bisa diberi tambahan pupuk kandang. Gemburkanlah tanah dan beri campuran pupuk, untuk memperoleh tanah yang baik ditanami paprika. Penggemburan tanah bisa dikerjakan dengan pencangkulan apabila lahan tak terlalu luas. Tetapi apabila lahan cukup luas, pembajakan bisa dikerjakan dengan memakai bantuan sapi ataupun alat traktor.

Baca Juga :

Menyemai Bibit Paprika

Bibit paprika harus melalui proses persemaian terlebih dulu sebelum ditanam. Hal ini untuk mengurangi resiko bibit mati ketika diawal pertumbuhan. Persemaian dikerjakan dengan merendam bibit paprika di dalam air hangat selama 24 jam. Sesudah itu semaikanlah bibit pada wadah persemaian. Wadah persemaian yaitu campuran dari tanah dan sekam. Bibit yang sudah direndam sebelumnya, ditanam dalam wadah semai sedalam 1cm. Berikan pengairan dengan cukup dan tunggu sampai daun sempurna muncul, baru pindahkan pada lahan tanam. Waktu yang diperlukan dalam menyemai bibit paprika kurang lebih yaitu sekitar 3 minggu lamanya.

Penanaman Bibit Paprika


Penanaman dilaksanakan dengan memindahkan bibit hasil persemaian ke lahan tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Pilihlah waktu pada sore hari atau pagi hari untuk melaksanakan pemindahan. Hindari pemindahan yang dilaksanakan pada siang hari, karena akan membuat tanaman stress karena harus melaksanakan adaptasi di saat suhu sangat terik. Karena paprika tak menyukai sinar matahari sesudah ditanam, buatkan naungan pada tanaman untuk melindunginya dari sinar matahari secara langsung.

Perawatan Dari Penyakit

Ada beberapa bentuk perawatan yang bisa dikerjakan pada tanaman paprika. Yang pertama yaitu pengairan. Berikan pengairan yang rutin dan teratur pada tanaman paprika 1 kali dalam 1 hari. Pengairan secara rutin dan teratur akan membantu tanaman paprika untuk tumbuh dengan baik serta memunculkan bunga. Perawatan yang kedua yaitu pemangkasan. Laksanakan pemangkasan pada bunga paprika yang jumlahnya terlalu banyak. Karena bunga yang terlalu banyak akan menyerap nutrisi lebih banyak juga, dan menghambat pertumbuhan buah paprikanya. Perawatan lainnya yaitu dengan mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman paprika dengan pemberian pupuk.

Pemanenan

Pemanenan dan cara panen yang tepat dan sesuai bisa menentukan keberhasilan upaya budidaya paprika. Laksanakan pemanenan pada usia 3 bulan sesudah awal penanaman. Ambillah buah paprika dari pohonnya dengan cara menggunting. Sesudah panen yang pertama, buah paprika bisa dipanen lagi selama masa produktif. Masa produktif tanaman paprika maksimal sampai 9 bulan usia penanaman. Dan selama masa produktif tersebut pohon akan terus menghasilkan buah yang bisa anda panen.


Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk pelindung tanaman dari hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu