Rabu, 03 Maret 2021

Cara Menanam Pohon Kelapa Beserta Perawatannya! Sangat Mudah di Lakukan


Tanaman kelapa (cocos nucifera) adalah sebuah satu-satunya anggota dari kelaurga cocos dari suku aren-arenan atau Arecaceae. Di Indonesia tanaman ini berada di pesisir pantai dan membuat tanaman ini yang paling dimanfaatkan baik dari segi ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat pesisir tersebut. Dalam pembudidayaan kelapa merupakan contoh bisnis yang memiliki nilai yang terbilang tinggi karena kebutuhan kelapa sangat besar terutama unutk dijadikan olahan minuman. Berikut cara pembudidayaan tanaman kelapa.

Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa

Tanaman kelapa dapat tumbuh dengan optimal pada ketinngian 0-400 mdpl dengan curah hujan berkisar 1.300-2.300 mm/tahun dan kelembaban pada tingkat 65-80 % perbulan dengan intensitas cahaya penuh. Jika tingkat kelembaban berkisar 15 derajat Celcius dapat menyebabkan tanaman kelapa mengalami perubahan dan relatif terserang penyakit. Penanaman kelapa pada dataran sedang sampai tinggi (450-1.000 mdpl) menyebabkan gangguan waktu pertumbuhan yang tergolong lebih lambat pada tanaman kelapa umumnya,

Tips Budidaya Pohon Kelapa

1. Memilih Benih

Pemilihan benih untuk budidaya dapat berpengaruh terhadap hasil panen kelapa, benih yang digunakan berasal dari pohon induk yang telah berumur sekitar 20-40 tahun lamanya. Dengan tingkat produksi buah yang sekitar 25 kg atau 80-120 buah/pohon/tahun, untuk memilih benih dilakukan dengan memilih tanaman tua yang berumur +- 12. Dengan ciri pohon kelapa batang lurus, kuat, daun yang bersih dan bebas dari hama serta penyakit, lalu carilah buah kelapa dengan sebagaian kulit kelapa telah bewarna coklat, sekidik lonjong, bulat, buah licin serta halus, panjang buah 22-25 dan lebar buah 17-22 cm.

2. Menyiapkan Benih

Setelah pemilihan benih kelapa, bibit didiamkan kurang lebih 1 bulan pada tempat dengan udara segar, tidak bocor, kering, dengan suhu 25-27 derajat Celcius dan tidak terkena sinar matahari langsung.

3. Teknik Penyemaian Dengan Polybag

Penyemaian dilakukan dengan memberi luka terhadap benih kelapa dengan panjang kurang lebih 5 cm, pada bagian sabut timbul di sebelah tangkai yang berhadapan dengan sisi terlebar dengan kater. Benih kelapa yang ditanam harus memiliki luka satu jika lebih maka benih kelapa harus diganti dengan yang baru, setelah pemberian luka tanam benih dengan kedalaman sekitar 2/3 bagian dari luka yang diberikan dengan menghadap ke atas dan mikrotil menghadap ke arah timur.

Penanaman dilakukan dengan posisis segitiga dengan jarak permeter persegi diisi bibit sekitar 25-35 bibit kelapa. Penyemaian dapat menggunaka polybag yang akan memakan waktu sekitar 6-12 bulan, pada waktu itu bibit akan mulai memiliki daun sekitar 6 helai dengan tinggi bibit sekitar 90-100 cm

Polybag digunakan, karena penggunaan polybag sangat efisien ini dapat membantu petani untuk mengurangi biaya produksi. Butuh polybag?  Klik disini untuk cek harga

4. Pemindahan Bibit


Pemindahan bibit kelapa sebaiknya dilakukan ketika memasuki musim penghujan karena dapat mengoptimalkan pertumbuhan bibit. Bibit yang disemai dalam polybag mulai dapat dipindahkan ketika berumur 9-12 bulan, dan akar yang keluar polybag sebaiknya dipotong dengan hati-hati pada waktu dua hingga tiga hari sebelumnya.

5. Media Tanam

Tanamna kelapa dapat tumbuh di berbagai media tanam seperti pasir, laterit, tanah berbatu, dan aluvian, Akan tetapi media tanaman kelapa dengan alluvial akan membuat pertumbuhan pohon kelapa optimal dan produktivitas yang besar. Untuk pertumbuhan tanaman kelapa, tanah dengan ketersediaan air sangat dibutuhkan tanamanan kelapa dengan presentase ketersediaan yang sama dengan air pada urah hujan selama satu bulan pertama. Tanaman kelapa sebaiknya ditanam pada tanah yang datar, jika tanah memiliki kemiringan 10-50 derajat maka pembuatan teras dianjurkan agar tidak terjadi erosi pada tanah dan juga untuk mempertahankan kesuburan tanah.

6. Pengolahan Media Tanam

Lahan untuk tanaman kelapa haru memiliki tingkat keasaman yang sesuai berkisar antara 6-8 pH, jika tanah terlalu asam atau lembab makan penggunaan kapur pertanian atau dolomit dianjurkan untuk menjaga pH tanah pada lahan. Pemberian pupuk juga dilakukan pada tiap lubang yang akan ditanam kelapa dengan menggunakan pupuk TSP 300 gram.

7. Teknik Penanaman

Penanaman dilakukan dengan metode segitiga dengan jarak 9x9x9 meter, penanaman dapat dilakukan dapat dilakukan ketika curah hujan mencapai tingkat 200 mm perbulan dan pembuatan lubang tanam 1-2 bulan sebelum penanaman

8. Metode Penanaman

Pada bagian Permukaan lahan dapat dicampurkan dengan pupuk fosfat 300 gram setiap lubang tanam, kemudian bibit dapat mulai dimasukkan ke dalam lubang penanaman. Pada saat penanaman ini bibit dipindahkan dari polybag ke lahan dengan menyobek polybag, namun biarkan media tanam polybag usahakan tidak rusak sehingga dapat ditanam juga pada lahan.

9. Penyiangan

Penyiangan dilakukan pada tanaman kelapa untuk mengurangi rumput liar atau gulma yang mengganggu tanaman, penyiangan dapat dilakukan dengan pembersihan 1 meter dari tanaman pada tahun pertama, 1,5 pada tahun kedua dan 2 meter pada tahun ketiga. Penyiangan dapat dilakukan setiap 4 minggu sekali pada saat musim penghujan dan 4-8 bulan pada musim kemarau.

10. Penjarangan dan Penyulaman

Penyulaman dapat dilakukan saat tanaman tumbuh dengan cacat atau terserang hama dan penyakit. Jika tanaman kelapa tumbuh secara tidak normaal, tanaman dapat diganti dengan tanaman baru untuk memaksimalkan lahan yang digunakan.

11. Perampalan


Perampalan dapat dilakukan ketika ada daun yang berwarna coklat, dengan cara memanjat pohon dan membuang bagian yang mati. Proses ini berpengaruh terhadap tanaman untuk membuat tanaman kelapa dapat tumbuh dengan optimal dan memiliki produksi yang maksimal.

12. Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan ketika bulan pertama setelah penanaman, dengan menggunakan 100 gram pupuk urea yang diberikan pada sekiar tanaman dengan jarak 15cm. Pemupukan selanjutnya dilakukan dua kali dalam satu tahun, ketika musim hujan berakhir dan awal musim hujan.

13. Teknik Perawatan

Penyiraman tanaman kelapa dapat dilakukan pada saat musim kemarau, penyiraman tersebut dilakukan tiha hari sekali pada sore hari. Penyiraman saat musim kemarau bertujuan untuk menjaga pertumbuhan tanaman agar memiliki produktifitas yang tinggi pada saat masa panen.

Sekian pembahasan tentang cara budidaya tanaman kelapa semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan bisa membantu kalian untuk budidaya tanaman kelapa dan jangan lupa share artikel ini agar semua orang dapat melihat informasi budidaya tanaman kelapa. Terima Kasih

Selasa, 09 Februari 2021

Tips Mudah Budidaya Terong Bagi Pemula! Dapat Dilakukan di Rumah

cara budidaya tanaman terong

 Terong ungu merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, Terong ungu sangat digemari di indonesia untuk diolah sebagai sayur maupun makanan pendamping. Untuk memulai budidaya terong ungu berikut adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan sebagai berikut:

1. Memilih bibit

Untuk memilih bibit terong yang ungggul dapat dilakukan dengan membeli bibit di toko pertanian baik bibit yang masih benih maupun biji. Berikut beberapa ciri benih terong yang berkualitas:

- Benih memiliki kadar air yang cukup tidak basah dan tidak kering
- Benih bersih dan mengilat
- Benih memiliki ukuran, bentuk, dan warna yang seragam tidak berbeda-beda
- Benih tidak tercampur dengan benih lain yang cacat/buruk
- Benih memiliki daya tumbuh yang cepat

Jika ciri-ciri benih di atas sudah terpenuhi maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam untuk benih terong.

2. Menyiapkan media tanam

Media tanam sangat berpengaruh terhadap bentuk dan kualitas pertumbuhan terong. Media tanam yang salah dapat menghambat perkembangan dan kualitas tanaman terong. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menyiapkan media tanam bagi benih terong:

- Siapkan polybag atau pot yang memiliki lubang pada bagian dasar agar air dapat keluar dan tidak menyebabkan   kebusukan tanaman. Pot atau polybag yang memiliki ukuran yang besar juga berguna sebagai wadah agar nantinya  penyemaian dapat dilakukan pada media yang sama. Hal ini berguna untuk petani yang tidak memiliki lahan yang luas.
- Masukkan tanah yang telah diberi campuran pupuk ke dalam polybag atau pot yang telah disiapkan. Dan pastikan tanah yang digunakan adalah tanah gembur sehingga unsur hara dalam tanah dapat bermanfaat bagi tanaman.
- Campurkan tanah dengan padi sekam hingga rata. Perbandingan antara tanah dan padi sekam harus 1:1.

3. Menyemai benih terong ungu

Langkah selanjutnya adalah menyemai benih terong. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

- Benih terlebih dahulu harus direndam pada air hangat kurang lebih selama 15 menit.
- Buatlah lubang dengan jarak minimal 1 cm di atas campuran tanah dan sekam dalam polybag yang telah disiapkan.
- Masukkan benih terong pada lubang yang telah disiapkan.
- Tutup benih dengan campuran tanah dan sekam lalu padatkan tanah secara perlahan.
- Lalu siram dengan air secukupnya, Penyiraman ini rutin dilakukan setiap pagi dan sore hari. Dan pastikan tanaman mendapat sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhannya.

4. Memindahkan tanaman ke media tanam

Setelah masa semai, Terong biasanya membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan agar ia mengalami pertumbuhan kecambah. Jika daun sudah mencapai 4 helai, Bibit terong dapat dipindahkan pada media tanam yang lebih besar. Perlu diingat satu pot atau polybag hanya dapat ditanami satu bibit saja agar kualitas tanaman dapat terjaga. Berikut langkah lebih rinci untuk menanam bibit:

- Siapkan media tanam pot atau polybagt sesuai jumlah bibit.
- Campurkan media tanah dengan pupuk kandang dan sekam padi ke dalam polybag/pot yang telah dipersiapkan.
- Buat lubang dengan kedalaman kurang lebih 5 cm, Lalu masukkan 1 bibit kedalam lubang tersebut dan padatkan tanah dengan menepuk secara perlahan.
- Lalu siram dengan air secukupnya.

5. Memelihara terong ungu


Setelah penanaman, Hal yang perlu diperhatikan adalah perawatan. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk perawatan tanaman terong:

- Lakukan Penyiram tanaman secara teratur pada pagi dan sore hari.
- Melakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik agar tanaman dapat tumbuh maksimal.
- Melakukan pengamatan tanaman, mulai dari batang, daun, hingga buah dan membersihkan gulma yang terdapat pada sekitar tanaman.
- Menancapkan bambu yang berfungsi sebagai penyangga batang terong

6. Waktu dan Cara Panen Buah Terong

Terong biasanya dipanen pada usia 70-80 HST (Hari Setelah Tanam). Buah yang siap dipanen tidak terlalu mudah dan tidak terlalu tua. Panen terong terbaik sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali. Buah terong dipetik beserta tangkai buahnya dengan cara digunting.

Itulah beberapa tips budidaya terong ungu bagi pemula, silahkan mencoba dan jangan lupa share artikel ini agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini. 

Sabtu, 06 Februari 2021

Budidaya Pepino, Tak Hanya Buah Obat Juga Menambah Pundi-Pundi Rupiah

Cara Budidaya Tanaman Pepino

Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan.

Buah pepino sering ditanam di dataran tinggi, meski bisa juga ditanam di dataran rendah. Tanaman pepino ini tidak tinggi dan bisa ditanam dalam pot serta bisa menghiasi rumah antik. Namun tanaman pepino tidak mempunyai umur yang panjang, setiap 1 tahun akan mati dan secepatnya diganti dengan yang baru.

Mengenai artikel kali ini, kami akan membahas bagaimana cara budidaya buah pepino yang kaya, yang akan kami jelaskan di bawah ini:

4 Tips Budidaya Buah Pepino

1. Pembibitan

Pembibitan tanaman buah pepino dilaksanakan dengan metode vegetatif. metode vegetatif dilaksanakan pasal kemampuan germinasi biji buah pepino amat buruk, sehingga tak dapat tumbuh dengan baik atau bahkan gagal setara sekali.

BACA JUGA:

Cara Lengkap Budidaya Buah Duku, dari Biji Hingga Panen

Kenali Lebih Dalam Tanaman Porang, dari Arti Hingga Cara Tanamnya

Cara Budidaya Timun Suri dari Benih Sampai Panen Melimpah!

Dengan metode vegetatif tunas-tunas yang sudah ada calon akarnya dipisah didalam polybag serta diatur secara khusus. Sehabis disemai, tunas tersebut akan tumbuh menjadi tanaman lengkap dalam masa dua minggu hingga tiga minggu.

2. Perawatan

Perawatan buah pepino diutamakan yang mudah karena tidak membutuhkan terlalu banyak air. setelah ditanam satu bulan, bunga buah pepino akan tumbuh.

3. Pengendalian Hama serta Penyakit

Musuh utama tanaman buah pepino adalah belalang pemakan daun dan ulat. cara pengendaliannya adalah dengan aplikasi pestisida organik. Pengendalian gulma dan penyakit adalah dengan penggunaan mulsa plastik.

4. Panen

Tiga bulan atau empat bulan setelah masa panen, panen pertama dilakukan. Jenis buahnya ada 2 yaitu ungu dan putih bersih, buah masak berbau seperti melon. Sayangnya umur tanaman ini, tidak bisa bertahan lama. setelah mencapai umur satu tahun, secepatnya diganti dengan bibit baru.

Pepino Salah Satu Suber Penghasilan

Salah satu bisnis pembibitan pepino juga dapat memberi keuntungan yang cukup menjanjikan. Menurut analisis dari adanya usaha pepino seperti yang terlansir dari buku Tiga Puluh Satu Inspirasi Bisnis Di Masa Krisis karya Flona Serial yang diterbitkan pada zaman 2009. ISI BUKU

Manfaat Buah Pepino

  • Buha pepino memiliki kandungan betakaroten, khususnya buah pepino ungu. Betakaroten adalah provitamin A yang pada tubuh akan diganti oleh vitamin A. Vitamin A benar-benar bermanfaat dalam mekanisme visual, metabolisme dan reproduksi. Betakaroten dikenal juga sebagai anti-oksidan pencegah anti kanker. Betakaroten bisa mencapai semakin banyak tempat badan dalam periode saat yang lebih lama dibanding vitamin A hingga bisa memberi pelindungan yang maksimal pada timbulnya sel kanker.
  • Buah pepino mengandung vitamin C yang tinggi, pasalnya buah pepino sangat cocok untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan tekanan darah dan mengobati sariawan. Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan untuk memperlambat sistem penuaan (anti aging), menghancurkan otak dan mengurangi risiko penyakit jantung. Vitamin C juga sangat dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen yang sangat penting untuk perbaikan dan perbaikan jaringan tubuh yang rusak. Untuk mengetahui manfaat vitamin C secara maksimal, konsumsilah buah pepino dalam bentuk segar dengan memakannya secara langsung atau dengan membuat jus.
  • Buah pepino dipercaya dapat mencegah wasir, masalah pencernaan, tekanan darah tinggi dan sembelit karena kandungan seratnya. Serat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat kolesterol dan setelah itu mengeluarkannya dari tubuh kita. Serat juga berperan sebagai pengikat karsinogen yang memicu terjadinya kanker di saluran pencernaan. Selain itu, serat buah pepino juga bermanfaat untuk penderita diabetes karena mengontrol gula darah dengan cepat.
Nah, itu tadi penjabarannya. Kurang lebihnya mohon maaf, see you next di artikel berikutnya. Terima kasih.

Jumat, 05 Februari 2021

Cara Budidaya Timun Suri dari Benih Sampai Panen Melimpah!



Budidaya Timun Suri

Timun suri atau mentimun suri adalah merupakan jenis buah yang banyak dijumpai ketika bulan puasa sebagai oalahan minuman. Banyak orang yang salah mengartikan bahwa tanaman ini adalah jenis tanaman musiman padahal bukan, timun suri bisa ditanaman kapan saja dan tidak mengenal musim

Cara Budidaya Timun Suri

1. Pengolahan lahan budidaya timun suri

Siapkan lahan yang telah di bersihkan terlebih dahulu dari sisa-sisa tanam dan gulma untuk menanam timun suri. Kemudian lahan bisa dibajak maupun di cangkul dan buat bedengan jika khawatir air menggenang saat hujun turun. Lebar bedengan yang di buat antara 80-90 cm dan tinggi bedengan di sesuaikan dengan tinggi lahan. Jika pH tanah di bawah 5,5 anda dapat menaburkan dolomit (Kapur Tanah). Taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang bisa juga ditambahkan pupuk kimia berupa campuran TSP/SP 36, KCL dan Urea dengan perbandingan 2:1:1. Pupuk harus ditaburkan merata pada bedengan hingga tercampur rata. Penaburan pupuk dilakukan antara 10 atau 15 hari sebelum penanaman.

2. Persiapan benih timun suri

Benih timun suri juga bisa diperoleh dengan membuat benih sendiri dari tanaman sebelumnya. Pilihlah buah timun suri yang dalam kondisi sehat dan cukup tua dengan ciri-ciri kulit buah yang pecah dan mengeluarkan aroma harum khas timun suri. Pilih biji timun suri dengan cara merendam nya ke dalam air kemudian pilih benih yang tenggelam lalu tiriskan benih terlebih dahulu. Jika anda ingin hasil benih yang seragam dan tumbuh serempak maka lebih baik benih disemai terlebih dahulu ke dalam polybag. 

Media untuk menyemai benih adalah campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1. Masukkan satu benih dalam satu polybag dan tutup sedikit dengan tanah lalu buat naungan agar benih tidak terkana sina matahari secara langsung. Setelah benih tumbuh pindahkan benih ke tempat yang terkena sinar matahari secara penuh agar bibit kuat dan tidak layu saat ditanam.

3. Penanaman bibit timun suri

Bibit timun suri bisa di tanam pada usia 10 hari setelah disemai. Pilihlah bibit yang sehat, Jarak menanam timun suri adalah 70–80 cm. Untuk satu lubang lahan masukkan dua benih untuk mencegah benih bila tidak tumbuh, Lalu masukkan benih pada kedalaman kurang lebih 2 cm lalu tutup menggunakan tanah. Setelah hari ke tujuh benih biasanya sudah mulai berkecambah.

4. Pemeliharaan dan perawatan budidaya timun suri

Penyiraman dilakukan sejak bibit timun suri mulai ditanam agar bibit tidak layu dan cepat beradaptasi dengan kondisi tanah lahan. Timun suri termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan dan cuaca panas, Akan tetapi timun suri masih harus tetap disiram sesuai kondisi dan kebutuhan tanaman. Lakukan pengontrolan pada timun suri secara rutin serta lakukan penyulaman pada tanaman yang sudah berusia 10 hari setelah masa tanam untuk mengantisipasi jika tanaman mati atau tidak tumbuh. Lakukan penyiangan jika terdapat gulma atau rumput liar. Penyiangan dilakukan pada sekitar timun suri dan bedengan

Baca Juga:

5. Pemupukan susulan budidaya timun suri

Agar tanaman timun suri dapat tumbuh secara maksimal dan sesuai harapan, Pemupukan susulan timun suri dapat dilakukan dengan cara dikocor atau ditaburkan. Berikut ini adalah cara pemupukan susulan timun suri dan waktu pemupukan :

a). Pupuk susulan I  : dilakukan ketika tanaman berumur 10 hari setelah masa tanam. Jika budidaya dilakukan pada saat musim hujan dan tanah dalam kondisi basah, pemupukan bisa dilakukan dengan cara menabur dengan 1 sendok teh pupuk NPK 16 disekeliling pangkal batang, jarak pemupukan 5 cm dari batang.

b). Pupuk susulan II : dilakukan pada usia 17 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 1 sendok makan pupuk NPK 16 dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak 15 cm dari pangkal batang.

c). Pupuk susulan III: dilakukan pada usia 24 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 1,5 sendok makan pupuk NPK 16 dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak 20 cm dari pangkal batang.

d). Pupuk susulan IV : dilakukan pada usia 31 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 30 kg pupuk NPK 16 kurang lebih untuk 500 tanaman dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak kurang lebih 30 cm dari pangkal batang.

e). Pupuk susulan V  : dilakukan pada usia 40 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 20 kg pupuk NPK 16 kurang lebih untuk 500 tanaman dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak kurang lebih 30 cm dari pangkal batang.

f). Pupuk susulan VI : dilakukan pada usia 40 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 20 kg pupuk NPK 16 kurang lebih untuk 500 tanaman dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak kurang lebih 30 cm dari pangkal batang.

 Langkah pemupukan diatas bisa disesuaikan dengan kondisi lahan serta cara pemupukan, dosis pupuk yang diberikan dan jenis pupuk. Jika tanah yang digunakan sangat subur maka dosis dan frekuensi pemupukan bisa di kurangi. Jika tanah yang digunakan kurang subur dosis dan frekuensi pemupukan juga harus lebih banyak sesuai dengan kondisi lahan tersebut.

6. Pengendalian hama dan penyakit tanaman timun suri

Hama dan penyakit yang sering ditemukan pada budidaya timun suri seperti ulat dan oteng-oteng. Penyemprotan insektisida prevathon merupakan salah satu cara untuk mengendalikan hama tersebut. Waktu yang harus diwaspadai adalah ketika benih ditanam antara usia 0-20 hari masa tanam.

7. Masa panen budidaya timun suri


Masa panen timun sari antara usia 60-70 hari setelah masa tanam. Buah timun suri yang sudah masuk masa panen di tandai dengan buah yang sudah terlepas dari tangkainya atau dengan ditandai dengan mengeringnya tankai buah. Dalam satu kali musim tanam, buah timun suri bisa dipanen 10 hingga 15 kali secara bertahap. Tergantung dari kondisi tanaman yang sehat dan perawatannya cukup masa panen bisa lebih lama.

Demikian pembahasan tentang cara budidaya timun suri. Jangan lupa share arikel ini agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini.

Kamis, 04 Februari 2021

Cara Lengkap Budidaya Buah Duku, dari Biji Hingga Panen

Cara Mudah Budidaya Tanaman Duku

Aktivitas budidaya buah duku harus dilaksanakan di lokasi yang terbuka, dapat ditanamkan dalam pot namun harus di luar ruang supaya terserang cahaya matahari langsung. Tanaman buah duku juga tergantung pada air, ingat keperluan akan air untuk tumbuh berkembangnya, karena itu pengairan jangan begitu telat.

Tanaman duku akan tumbuh subur jika ditanam di dataran tinggi, dengan suhu rata-rata 19 derajat. Dan pada saat musim hujan datang curah hujan yang tinggi dan intensitas cahaya yang tinggi.

Buah duku memiliki kandungan vitamin yang sangat banyak sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh semua umur. Terlebih lagi, tidak ada efek samping jika terlalu banyak makan buah duku, tidak seperti durian misalnya yang tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak karena dapat meningkatkan tekanan darah tinggi.

Agar tanaman duku cepat berbuah, Anda harus memiliki biji duku yang berasal dari tanaman unggulan. Selain itu kualitas media tanam juga harus dijaga dengan memenuhi unsur hara dan unsur hara tanah. Perawatannya pun harus tepat dan teratur.

Persiapan Bibit Duku

Jika anda menanam buah duku dari bijinya tentunya sangat tidak efektif dan membutuhkan waktu yang lama untuk berbuah. Selain itu belum dapat dipastikan buah yang akan tumbuh nantinya berkualitas baik, karena tidak mudah mendapatkan bibit buah duku yang unggul dari bijinya. Sebaiknya penanaman duku dari biji hanya dilakukan jika tidak ada pilihan lain.

BACA JUGA:

Cara Memasang Paranet yang Benar dan Rapih

Kenali Lebih Dalam Tanaman Porang, dari Arti Hingga Cara Tanamnya

Lindungi Tanaman dari 5 Hama Tanaman ini, Jika Tak Ingin Kebunmu Rusak

Jalan keluar terbaik yang kami referensikan dengan beli bibit tanaman duku yang telah tumbuh. Dan untungnya kami sudah sediakan 3 variasi buah duku yang dapat anda tentukan, salah satunya Tanaman Duku Palembang, Tanaman Dukong atau Duku Malaysia, dan Tanaman Duku Tanpa Biji.

Harga yang kami tawarkan cukup terjangkau, untuk mendapatkan bibit duku palembang cukup merogoh kocek 110 ribu rupiah, bibit dukong harga 120 ribu, dan yang termahal bibit duku tanpa biji yang kami jual seharga 160 ribu, mengingat kualitas dan kualitasnya. sangat manis.

Penanaman Buah Duku

Media tanam yang harus disiapkan untuk menanam buah duku adalah tanah berpasir, arang sekam, dan kompos atau pupuk kandang. Campur ketiga media tersebut dengan perbandingan 1x1x1. Aduk dan biarkan 1-2 hari agar semua bahan tercampur sempurna.

Pembajakan tanah diperlukan sebelum melakukan proses penanaman. Pembajakan tanah dimaksudkan untuk membebaskan tanah dari segala hal yang dapat mengganggu tumbuh kembang tanaman duku, seperti gulma, bebatuan, ilalang, dan gangguan lainnya.

Pastikan lokasi penanaman tidak tertutup oleh gedung tinggi atau pepohonan di sekitarnya agar sinar matahari dapat menyinari tanaman dengan sempurna.

Setelah pembajakan tanah selesai dibuat bedengan dengan lebar 60 × 60 cm dengan jarak antar tanaman sekitar 1 meter. Setiap bedengan yang ditinggikan ditempatkan pada media tanam yang telah diolah. Sebagai permulaan anda bisa menanam 1-5 pohon duku di pekarangan rumah anda, jika ingin membudidayakan duku minimal dibutuhkan lahan 1 hektar.

Tanaman duku yang akan kami kirimkan kepada anda sudah tumbuh sekitar 40-60 cm, jadi lebih mudah ditanam dan dijamin duku cepat berbuah.

Cara Merawat Pohon Duku

Perlu kesabaran dan ketekunan dalam perawatan buah duku. Tahapan dalam perawatan tanaman duku meliputi penyiraman tanaman, penanaman kembali, penyiangan, pemupukan dan pemangkasan serta pengendalian hama tanaman.

Penyiraman

Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore secara rutin, karena buah duku tidak tahan kekeringan. Kebutuhan air cukup banyak karena sinar matahari terus menerus pada siang hari, sehingga tanah akan cepat kering.

Penyulaman

Penyulaman merupakan penggantian tanaman duku yang mati dengan yang baru. Penyulaman sebaiknya dilakukan jika tanaman mati saat umur tanam sebelum 30 hari. Sisanya tidak perlu dilakukan karena membuat panen dan masa panen tidak merata.

Penyiangan

Yakni, membersihkan tanaman dari gulma dan gulma lainnya. Bersihkan areal tanam dari segala tanaman dan gangguan lainnya seperti gulma secara rutin, karena jika dibiarkan maka unsur hara dalam tanah akan cepat habis. Akibatnya pohon duku tidak bisa tumbuh maksimal.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan setelah tanam 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan. Gunakan pupuk kandang yang sudah matang. Jumlahnya satu kepalan tangan per tanaman. Anda juga bisa menggunakan pupuk NPK daun.

Pengendalian Hama Tanaman Duku

Hama seringkali menjadi momok bagi setiap tanaman. Namun, jika Anda rajin merawatnya, hama tanaman pasti akan berpindah dengan sendirinya.

Jika tanaman duku terkena hama, lakukan pembersihan secara manual tentunya jika masih ada sedikit hama yang menyerang. Jika hama terus menyerang, semprot dengan pestisida.

Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Senin, 01 Februari 2021

Kenali Lebih Dalam Tanaman Porang, dari Arti Hingga Cara Tanamnya


Porang merupakan tanaman penghasil umbi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Terbukti, petani asal Jawa Timur yang telah berhasil mendapat keuntung hingga miliaran rupiah dari budidaya ketela porang.

Kesuksesannya itu jelas tak dia peroleh hanya dalam waktu satu malam. Dia lebih dulu mempelajari seluk-beluk tanaman porang hingga mencari cara budidaya tanaman porang yang ideal sebagai potensi baru dalam bercocok tanam.

Apa itu Tanaman Porang?

Tanaman porang merupakan jenis tanaman umbi-umbian yang masuk dalam spesies Amorphophallus Muelleri Blume. Di dalam tanaman porang terdapat kandungan glucomanan atau zat dalam bentuk gula kompleks dan serat larut dari ekstrak akar tanaman. Dikatakan bahwa porang merupakan jenis tanaman lokal di Indonesia yang banyak tersebar di Pulau Jawa dan didukung kontur tanah serta iklim di wilayah Jawa yang paling cocok untuk pertumbuhannya.

Untuk tumbuh, tanaman porang membutuhkan lindungan agar dapat dibudidayakan sebagai tanaman sela pada hutan rakyat atau hutan tanaman. Umbi dari tanaman porang dapat juga diolah menjadi bahan pangan. Dengan kata lain, dengan memanfaatkan umbi dari tanaman porang  menjadi salah satu diversifikasi pangan agar masyarakat tidak terpaku dengan satu komoditas tanaman untuk dikonsumsi. Porang juga bisa menjadi makanan alternatif selain nasi. Selain itu, umbi porang juga telah terbukti dapat digunakan sebagai bahan baku kosmetik, obat-obatan, dan bahan baku industri.


Morfologi Tanaman Porang

Bagian batang pada tanaman porang mempunyai bentuk tegak, lunak, halus, berwarna hijau atau hitam dengan bercak putih. Umumnya satu batang tegak lurus akan pecah jadi tiga batang sekunder dan menjadi beberapa tangkai daun. Perkembangan morfologinya berupa daun tunggal menjari dan ditopang oleh satu tangkai daun yang bulat. Di bagian tangkai daun akan keluar beberapa umbi batang sesuai musim tumbuh.

Helai daun juga dapat memanjang dengan ukuran 60-200cm dengan bagian tulang-tulang daun yang kecil terlihat jelas pada permukaan bawah daun. Sementara itu, panjang tangkai daun antara 40-180cm, dengan daun yang lebih tua biasanya berada di pucuk. Lalu, tanaman berakar primer ini dapat tumbuh kurang lebih setinggi 1,5 meter tergantung ketinggian tanaman porang juga dapat disebabkan oleh umur dan kesuburan tanah.

Umbi porang terdiri atas dua macam, yaitu

Umbi batang yang berada di dalam tanah dan umbi katak (bulbil) yang terdapat pada setiap bagian pangkal cabang atau tangkai daun. Bagian umbi yang banyak dimanfaatkan yakni umbi batang. Biasanya berwarna kuning kusam atau kuning kecokelatan. Memiliki bentuk yang khas bulat simetris dan di bagian tengah membentuk cekungan. Jika umbi dibelah, bagian dalam umbi berwarna kuning cerah dengan serat yang halus, karena itu sering disebut iles kuning. Bagi kalian yang tertarik untuk menanam dan membudidayakan porang, berikut syarat, teknik, dan cara tanam yang harus diketahui agar budidaya porang berhasil panen.


1. Syarat Budidaya Porang
Setidaknya ada tiga hal yang perlu anda perhatikan terlebih dulu sebelum mulai mencoba mengembangbiakkan tanaman ini, yaitu:

jenis dan kadar keasaman tanah, kondisi lingkungan, serta iklim. Hakekatnya tanaman porang akan tumbuh lebih baik bila diletakkan di tanah yang gembur dan tidak tergenang air. Selain itu dengan kadar keasaman tanah atau pH tanah berada di rentang 6-7.

Dikarenakan tanaman porang membutuhkan tanaman lain untuk tumbuh, Perlu Diperhatikan tingkat kerapatan tanaman yang menjadi inang atau tempat tanaman porang bernaung. Jenis tanaman yang baik untuk dinaungi tanaman porang adalah mahoni, jati, dan sono. Bagian terakhir, tanaman porang akan lebih baik jika ditanam pada tanah dengan ketinggian 100-600 meter di atas permukaan laut.

2. Teknik Membiakkan Porang
Setidaknya ada tiga cara untuk mengembangbiakkan tanaman porang, yaitu:

Dari katak atau bulbil porang.
Katak atau bulbil porang yang memiliki warna cokelat kehitaman biasanya muncul pada tangkai dan pangkal daun. Saat panen tiba anda bisa mengumpulkan katak kemudian simpan sampai musim penghujan, lalu tanam katak itu pada tanah yang telah disiapkan.

Dari buah atau biji.
Porang akan berbungan dalan kurun waktu 4 tahun kemudian berubah menjadi buah atau biji. Satu tongkol buah atau umbi porang bisa menghasilkan 250 butir. Buah atau biji tersebuah bisa di gunakan sebagai bibit namun harus disemai terlebih dahulu.

Dari Umbi
Umbi porang yang berukuran kecil dapat diperoleh dari hasil pengurangan tanaman porang yang sudah rapat. Hasil dari pengurangan tersebut yang bisa dikumpulkan kemudian dimanfaatkan sebagai bibit. Sedangkan untuk umbi porang yang berukuran besar bisa dibelah menjadi beberapa bagian setelah itu bagian tersebut bisa ditanam di lahan yang telah disiapkan.

3. Cara Tanam Porang
Tanaman porang sangat baik jika ditanam pada saat musim hujan. Cara menanam porang adalah masukkan bibit porang yang telah disemai ke dalam lubang tanaman yang sudah dipersiapkan. Perlu diperhatikan juga bahwa letak bakal tunas tanaman porang harus menghadap ke atas. Setelah itu pada setiap bagian lubang tanah yang telah disiapkan tersebut harus diisi 1 bibit porang dengan jarak tanam antara 1x1 meter. Setelah selesai tutup kembali lubang dengan tanah setebal 3 sentimeter.

Itulah cara budidaya tanaman porang. Langkah selanjutnya adalah perawatan tanaman tersebut. Anda bisa melakukan pemupukan satu tahun sekali saat masuk musim hujan dengan pupuk urea 10 gram dan 5 gram SP 36. 

Selasa, 19 Januari 2021

Lindungi Tanaman dari 5 Hama Tanaman ini, Jika Tak Ingin Kebunmu Rusak

5 Hama Perusak Tanaman 

Selamat pagi! Semoga para pembaca selalu diberikan kesehatan. Oke, hari ini kita akan membahas artikel soal, Lindungi Tanaman dari 5 Hama tanaman ini, Jika Tak ingin Kebunmu Rusak. Oke langsung saja kita simak penjelasannya di bawah.

Telah kita kenali bersama jika gempuran hama sangat bikin rugi. Bagaimana tidak bikin rugi! Tanaman yang awalannya sehat dan siap panen saat itu juga saja layu selanjutnya mati karena terkena hama dan penyakit. 

Untuk pencinta tanaman hias atau tanaman rumah di pekarangan, hama tanaman bisa saja figur mengerikan yang harus diberantas. Ada hama tanaman ini bukanlah saja menghancurkan tanaman yang dipiara, tetapi bisa juga mempengaruhi kesehatan anggota rumah jika tidak selekasnya diselesaikan.

Namun tidak boleh cemas, karena ada beberapa langkah untuk menangani hama dan penyakit pada tumbuhan yang dapat kita aplikasikan sesuai keperluan dan tipe hama yang serang. Pada saat ini telah ditingkatkan beberapa tehnik yang kemukinan besar kita untuk kita tangani hama dan penyakit pada tanaman dan tak harus menggunakan pestisida langsung. Ya walau hasilnya tak se cepat dan langsung seperti terlihat waktu kita memakai pestisida, tapi menyingkirkan hama dengan pilihan adalah opsi terhebat jika Anda pengin jaga kelestarian linkungan.

Dan imbas positif memakai trick dengan alamiah bisa menahan kembalinya hama dan penyakit secara tetap tanpa membuat tanaman jadi resisten. Sebelumnya silahkan kita ketahui tujuh tipe hama tanaman berikut dan langkah membasminya tertentu.

1. Hama Ulat 

Ulat hama adalah salah satunya hama tanaman yang umum dijumpai saat beradabbaya, ada beberapa tipe ulat hama yang perlu ditemui oleh pencinta tanaman. Dalam kelompok tanaman hias, Anda harus siaga pada dua tipe ulat hama yakni Spodoptera sp. yang serang daun dan Noctuidae yang serang sisi tangkai. Beberapa ciri bila tanaman sudah terserang hama ini yakni nampak pada daun yang berbeda warna dan pecah-pecah atau tangkai sebagai rawan dan gampang patah.

Tehnik tepat untuk menangani ulat hama yakni dengan ambil hama tanaman ini dari tanaman yang terserang. Namun lebih efisien kembali bila memakai pestisida, baik yang alami seperti bawang putih atau insektisida mekanismeik minimum satu minggu sekali untuk pelindungan optimal.

2. Tungau Laba-laba

Tipe hama yang ini cukup beresiko karena serang sisi daun dengan meresap cairan dan elemen hara tanaman. Biasanya gempuran tungau laba-laba atau spider mite ini cukup intensif dan berjalan cepat dalam jumlah besar. Dan mengakibatkan dapat membuat tanaman mati dalam waktu singkat.

BACA JUGA:

Cara Memasang Paranet yang Benar dan Rapih

Cara Muda Menanam dan Merawat Tanaman Belimbing Madu

Manfaat Mengagumkan dari Buah Pepino, Buah Premium Asli Amerika Selatan

Hama ini lebih tahan pada insektisida, dianjurkan untuk memberantas hama tanaman ini seharusnya memakai akarisida, yaitu bahan senyawa kimia beracun yang baik membunuh rumpun keluarga tungau, caplak dan laba-laba.

3. Kutu Pada Tanaman

Ada beberapa macam kutu tanaman yang ditakutkan oleh tanaman salah satunya yakni kutu putih dan kutu perisai. Kutu putih adalah hama tanaman yang kerap serang tanaman hias di wilayah daratan rendah. Sama dengan namanya, hama tanaman berbentuk kutu putih warna putih dan dapat nampak berdompol di tangkai atau daun tanaman. Sedang untuk kutu perisai biasanya cuman serang sisi daun, khususnya dibagian tulang daun.

Dari ke-2 tipe hama tanaman ini susah dibasmi karena mempunyai mekanisme pelindungan tertentu. Kutu putih memiliki susunan lilin, sedang kutu perisai memiliki wujud perisai pada punggungnya. Langkah memberantas hama tanaman ini, gunakanlah kombinasi deterjen cair sama air untuk hilangkan susunan lilin pada kutu putih. Kemudian teruskan dengan insektisida mekanismeik dan bahan aktif acephate untuk memberantas habis.

4. Locusta migratoria 

Locusta migratoria adalah tipe dari beberapa belalang yang ada. Ada belalang pada tanaman tidak boleh dipandang remeh karena hewan ini menjadi hama yang menghancurkan tanaman kecintaan di taman rumah. Belalang adalah hewan pemakan daun, sama dengan ulat bulu.

Step unutk memberantas belalang dapat dikerjakan dengan tangkap atau menyemprot sama air memakai penyiram tanaman agar belalang itu susah terbang dan dapat dienyahkan. Tidak cuma itu, Anda dapat memakai pestisida organik sebab biasanya telah cukup buat menyingkirkannya.

5. Cacing liang

Cacing liang ialah hama tanaman yang menggelinjang dibagian dalam tanah dan serang sisi akar tanaman. Automatis tanaman bisa menjadi kerdil dengan perkembangan lamban atau bahkan juga mempunyai potensi mati saat sebelum mekar atau berbuah.

Untuk hama tanaman yang ini, kalian bisa coba pestisida alami atau organik saat sebelum coba senyawa kimia. Ada juga tipe nematisida atau cairan spesial pembunuh cacing dan hama tanaman yang lain.

Bermacam tipe hama tanaman bisa serang taman di rumah atau halaman belakang rumah. Di mana tanaman ada, yakinkan jika kamu telah mengusahakan membuat perlindungan tanaman kecintaan dari gempuran hama tanaman yang mematikan, ya!

Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!

Kamis, 07 Januari 2021

Cara Memasang Paranet yang Benar dan Rapih

Cara Tepat Memasang Paranet dengan Baik dan Benar

Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan. Paranet adalah jala tanaman yang kerap dipakai oleh petani atau orang yang mempunyai hoby menanam dalam membudidayakan tanamannya.

Paranet mempunyai kerapatan atau ketebalan sesuai keperluan tanaman akan intensif sinar matahari. Antara kerapatan yang dipunyainya dimulai dari 60% sampai 90%.

Oleh karena itu paranet berperan selaku penyaring sinar matahari. Tetapi manfaat paranet sendiri tak cuma sebagai peneduh tanaman saja tetapi dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan dan berternak ayam.

Jadi, jika menggunakan paranet untuk tanaman peneduh dengan kepadatan 60%, maka cahaya yang akan disaring oleh paranet net sekitar 60% dan cahaya yang diteruskan (masuk untuk menerangi tanaman) sekitar 40 %.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan share bagaimana cara memasang paranet sesuai aturan agar tampilannya menarik dan bisa digunakan secara maksimal.

1. PERSIAPAN BAHAN

Dalam banyak hal baik pekerjaan atau yang lain, saat sebelum kita mengawalinya disarankan untuk lakukan penyiapan lebih dulu. Supaya hasil yang dicapai sesuai keinginan.

Begitupula pada langkah penempatan paranet ini, ada banyak bahan yang perlu anda persiapkan lebih dulu saat sebelum masuk di step penempatannya.

Berikut beberapa bahan yang perlu dipersiapkan:

  • Jala paranet yang sesuai opsi anda, yakinkan jala paranet yang anda tentukan dibuat berbahan orisinal HDPE yang tahan sampai tiga tahun. Bila anda kesusahan dalam cari paranet itu, karena itu dapat membeli saat ini di sini dan peroleh potongan harga.
  • Kawat besi, benar-benar disarankan untuk memakai kawat besi yang memiliki kelenturan. Supaya mempermudah anda dalam mengikat paranet pada kerangkanya.
  • Formasi rangka rumah tanaman yang telah direncanakan awalnya. Anda dapat membuat formasi itu dari bambu atau besi.
BACA JUGA:

Tentang hal beberapa alat yang akan dipakai salah satunya:

  • Gunting untuk menggunting paranet dan kawat besi.
  • Alat pengukur untuk menyesuaikan ukuran paranet dengan rangka.
  • Korek api yang akan dipakai untuk merapihkan sisa guntingan paranet.
  • Tangga lipat untuk mempermudah anda dalam mencapai sisi yang tinggi.
  • Peralatan keamanan dan keselamatan kerja, supaya tidak ada kecelakaan dalam menempatkan paranet ini.

Sesudah bahan dan alat yang dibutuhkan siap. Karena itu anda memiliki hak masuk di step penempatan paranet.

2. PENGUKURAN PARANET

Cara ke-2 ini benar-benar utama pada langkah penempatan paranet. Sebab jika ukuran tidak sesuai kerangkanya maka nampak kurang rapi dan tidak bisa dipakai dengan optimal. Berikut tingkatan yang perlu dikerjakan:

  • Pakai alat meteran untuk menghitungnya.
  • Upayakan ukuran paranet lebih dari ukuran rangka. Supaya gampang waktu mengikatnya.
  • Pakai korek api untuk merapihkan sisa potongan gunting pada paranet.

3. PEMASANGAN PARANET

Cara ke-3 yakni menempatkan paranet pada rangka yang akan terpasang. Ada banyak hal yang perlu anda lihat pada cara ke-3 ini. Supaya saat yang digunakan untuk menempatkan paranet benar-benar efektif tetapi hasilnya juga memberikan kepuasan. Berikut beberapa hal yang perlu jadi perhatian:

  • Jika menempatkan paranet pada rangka yang berupa persegi panjang. Karena itu samakan panjang ukuran paranet sampai tutupi semua permukaan rangka.
  • Statuskan lebar paranet sama dengan lebar rangka, panjang paranet sama dengan panjang rangka.
  • Jika bingkai memiliki lebar yang lebih lebar, maka dapat disambungkan kembali menggunakan paranet untuk menutupi permukaan bingkai yang lebar.

4. PENGIKATAN JARING PARANET

Sesudah jala paranet ditegaskan telah tutupi semua permukaan rangka. Karena itu cara seterusnya pada langkah menempatkan jala paranet yakni mengikat jala dengan kawat besi yang telah dipersiapkan awalnya.

Kerjakan langkah ini secara perlahan-lahan, berhati-hati dalam melakukan supaya tangan tidaklah sampai terluka oleh kawat besi itu. Pakailah perlengkapan safety.

Yakinkan jala paranet yang anda pasang terlilit dengan kuat supaya terbang waktu angin kuat tiba.

Yup, sampai juga kita di ujung pembahasan untuk artikel ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca, Sekian dan Terima kasih.

Senin, 21 Desember 2020

Manfaat Mengagumkan dari Buah Pepino, Buah Premium Asli Amerika Selatan

Buah Papino Buah Kaya Manfaat

Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan. Pepino adalah buah asli Amerika Selatan yang mempunyai nama latin Solanum muricatum. Memiliki bentuk lonjong dan ada beberapa macam, seperti penino ungu dan kuning. Beberapa macam pepino mempunyai warna ungu, daun dan bunganya serupa dengan terong. 

Bila kamu fans juice buah, pasti kenal kembali dengan buah pepino. Kecuali dibuat jadi minuman, jadi manisan. Kamu juga dapat mendapatinya dengan gampang di daratan tinggi Dieng, Jawa tengah. 

Kecuali rasa-rasanya yang beri kesegaran, buah pepino mempunyai segudang faedah seperti di bawah ini.

1. Mengendalikan tekanan darah

Pepino memiliki kandungan kalium dan rendah sodium, hingga bisa dipakai untuk mengendalikan tekanan darah. Kalium berperanan menyamakan dampak negartif garam. Disamping itu, pepino memiliki sifat diuretik, hingga bisa kurangi natrium pada tubuh lewat urin. Hingga bagus untuk ginjal dan bisa kurangi tekanan darah.

2. Perkuat mekanisme ketahanan tubuh

Kandung vitamin C dan anti-oksidan yang lumayan tinggi pada pepino bisa memberi dampak positif untuk kesehatan badan. Kandung itu bisa tingkatkan kekebalan dan membuat perlindungan badan dari infeksi atau penyakit. Hingga, buah pepino bisa menolong proses pengobatan.

3. Bagus untuk tulang

Vitamin yang lain yang terdapat dalam pepino yakni vitamin K. Vitamin satu ini mempunyai faedah untuk mempertahankan kesehatan tulang. Apa lagi, buah pepino memiliki kandungan kalsium yang diperlukan oleh tulang, komplet kan? Bila badanmu tidak bisa meresap kalsium secara baik, kamu bisa rasakan faedah vitamin K dari buah ini.

4. Mengendalikan gula darah

Sebagian besar buah-buah memiliki kandungan serat, terhitung pepino. Serat bisa menolong mengendalikan kandungan gula dalam saluran darah. Disamping itu, pepino memiliki sifat anti-inflamasi, anti-oksidan dan antiglikatif yang bisa menolong kurangi dampak perubahan diabetes.

Sedang riset yang pernah dikerjakan mendapati jika pepino memiliki kandungan flavonoid, asam fenolat dan asam askorbat. Hingga, baik dimakan untuk kurangi perubahan diabetes, bahkan juga bisa dipakai untuk menghindarinya.

5. Kurangi merasa sakit dan ngilu

Pepino memiliki sifat anti-inflamasi yang menolong kurangi merasa sakit dan ngilu dalam tubuh. Bahkan juga, telah semenjak dulu pepino dipakai untuk menyembuhkan infeksi.

6. Menantang kanker

Pepino dipandang bisa menantang kanker, sebab memiliki kandungan anti-oksidan, vitamin C, vitamin A dan beta-karoten. Anti-oksidan bisa menantang radikal bebas dan menahan oksidasi sel. Disamping itu dapat kurangi penebaran sel kanker.

BACA JUGA:

Cara Lengkap Budidaya Ikan Nila di Lahan Sempit

Cara Membuat Kolam Apung Keramba Untuk Budidaya Ikan

- Cara Menanam Sayur Organik di Rumah bagi Pemula

Bahkan juga, Departemen Bioteknologi di Kampus Karunya, India lakukan riset pada pepino. Hasilnya mengatakan jika konsentrat buah pepino berifat anti-inflamasi, imunomodulator dan antikanker.

7. Bagus untuk pencernaan

Serat yang terdapat dalam pepino memberi faedah untuk usus dan pasien sembelit. Disamping itu, kandung vitamin C bisa menolong peresapan gizi dari makanan. Bahkan juga, bisa dipakai untuk menurunkan sakit maag.

8. Bisa saja menu diet

Pepino bisa membuat kamu berasa kenyang semakin lama, sebab kandung kalorinya tersimpan selaku karbohidrat. Selanjutnya, karbohidrat itu dibagi jadi glukosa oleh badan. Glukosa itu yang dipakai waktu berlangsung pembakaran pada tubuh.

9. Kurangi cholesterol

Pepino memiliki kandungan serat larut tinggi yang berperanan jaga kandungan cholesterol masih normal. Karena, serat larut mengikat cholesterol jahat dan mengeluarkannya dari badan. Disamping itu, serat larut dapat kurangi peresapan koleterol Low Densitas Lipoprotein (LDL) dalam saluran darah.

Nah, itu ke-9 faedah buah pepino. Jumlahnya faedah yang dipunyai pepino, membuatnya selaku salah sebuah super. Kamu juga dapat rasakan faedahnya dengan mengonsumsi langsung pepino yang telah masak, dibikin juice atau salad.

Nah, itu tadi penjabarannya. Kurang lebihnya mohon maaf, see you next di artikel berikutnya. Terima kasih.

Rabu, 02 Desember 2020

Cara Muda Menanam dan Merawat Tanaman Belimbing Madu

Cara Mudah Menanam Belimbing Madu 

Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan. Belimbing atau juga dikenal selaku belimbing demak adalah tipe buah-buahan tropis yang paling ciri khas. 

Buah ini disukai sebab rasa-rasanya yang asam manis, fresh, banyak terkandung air, dan tinggi vitamin C. Baik sekali untuk kesehatan dan dipercayai bisa menolong mengatur tekanan darah tinggi. Membudidayakan tanaman ini tidak susah. Tapi, untuk memperoleh hasil yang maksimal pasti membutuhkan perawatan spesial. 

Misalkan Anda mempunyai tempat yang lumayan luas di pekarangan rumah Anda, di bawah ini beberapa langkah menanam dan menjaga belimbing madu supaya cepat berbuah dan maksimal di tempat Anda.

Karakteristik tanaman belimbing madu

Saat sebelum menanam belimbing madu, perlu Anda kenali persyaratan tumbuh tanaman ini supaya memperoleh hasil yang memberikan kepuasan. Tanaman belimbing madu adalah tanaman daratan rendah yang tumbuh secara baik pada ketinggian s/d 500 mdpl. Bisa menyesuaikan secara baik di lingkungan yang curahan hujannya rendah.

Curahan hujan yang tinggi malah akan berpengaruh bunganya gampang luruh hingga tidak berhasil berbuah. Seharusnya ditanamkan dalam tempat terbuka dengan intensif sinar matahari di antara 45 – 50%, walau cukup tolerir bila ditanamkan di lokasi yang teduh.

Medium tanamnya ialah tanah yang gembur, subur, kaya bahan organik, mempunyai drainase dan aerasi yang bagus, dengan tingkat keasaman tanah di antara 5,5 – 7,5. Kandung air tanah yang diharapkan ada di kedalaman 50 – 200 m di permukaan tanah.

Pemilihan bibit

Saat menanam tanaman belimbing madu di dalam rumah sendiri, pasti Anda menginginkan bisa selekasnya mendapatkan hasil yang bagus. Oleh karenanya, pilih bibit hasil okulasi atau cangkok dengan persyaratan tinggi di antara 50 – 100 cm ketika mau ditanamkan, pada keadaan sehat, tidak terserang hama atau penyakit, batangnya utuh atau mungkin tidak cacat dan warna cokelat, daunnya warna hijau mengilap, dan akar tanaman tidak keluar dari polybag.

Persiapan lahan tanam

Tempat tanam jadi salah satunya pemasti kesuksesan budidaya belimbing madu. Pertama kali, gemburkan tempat yang sudah diputuskan selaku posisi penanaman. Buat lubang tanam memiliki ukuran 50 x 50 x 50 cm.

Bila Anda akan menanam lebih satu bibit, berikan jarak antarlubang tanam sesuaikan luas tempat, yakni di antara 50 cm sampai 1 mtr.. Masukan 5 kg pupuk kandang untuk tiap lubang tanam. Diamkan sepanjang 1 – dua minggu saat sebelum ditanam.

Penanaman

Untuk proses penanaman, pilih waktu saat pagi hari hingga cuaca tidak terik atau panas. Sirami dulu bibit saat sebelum ditanamkan. Bebaskan polybag dengan berhati-hati supaya tempat tanam yang menempel pada akar tidak lepas.

Masukan bibit ke dalam lubang tanam, yakinkan tempatnya tegak lempeng di tengah lubang. Tutup lubang tanam dengan tanah galian, lalu padatkan. Supaya tanaman tidak gampang ambruk pada periode awalnya perkembangannya, ikatkan pada tonggak penyangga (ajir).

Perawatan/pemeliharaan

Sirami tanaman belimbing madu Anda tiap hari, khususnya di awal periode tanam, sama air bersih minimum 1x satu hari. Jika tanaman telah dewasa, Anda tak perlu kembali sering-sering menyiramiinya, terkecuali cuaca benar-benar panas dan kering.

Supaya tanaman cepat hasilkan buah dan produktif, mulai tiga bulan sesudah penanaman, beri pupuk NPK. Sesudah berusia setahun, berikan kombinasi 100 gram urea, 100 gram SP-36, dan 100 gram KCL. Pada umur dua tahun, tambahkan jumlah pemupukan jadi 150 gram urea, 100 gram SP-36, dan 150 gram KCL.

Di tahun ke-3 , tambahkan kembali jumlahnya dengan menambah 50 gr untuk setiap tipe pupuk. Begitupun di tahun ke-4. Berikan tambahan jumlah sekitar 50 gr untuk setiap tipe pupuk. Sesudah tahun ke-5, jumlah pupuk dikurangi jadi 75 gr urea dan 150 gram SP-36. Jumlah ini untuk diaplikasikan pada satu tanaman. Langkah pemberiannya ialah disebar pada jarak 10 – 100 cm dari tangkai dasar.

Seperti beberapa tanaman yang lain, belimbing madu tidak bisa tumbuh baik jika ada tanaman pengganggu. Rajin-rajinlah menyiangi rumput liar, gulma, dan tanaman pengganggu yang lain di seputar tanaman belimbing madu Anda minimum 1 – dua minggu sekali.

Tentang hal untuk menahan gempuran hama dan penyakit, semprotkan pestisida atau fungisida setiap tiga bulan sekali dengan jumlah sama saran. Bila ada sisi tanaman yang sudah terburu diserang hama atau penyakit, selekasnya taklukkan atau buang.

Seterusnya, supaya buah yang dibuat lebih bermutu, saat tanaman mulai hasilkan buah, kerjakan penjarangan. Buang calon-calon buah yang memiliki bentuk tidak prima dan nampak kurang sehat. Sisakan 3 – 4 biji untuk setiap tandannya. Buntel buah dengan plastik atau kertas untuk menghindar gempuran hama.

Pemanenan

Anda segera dapat menginginkan tanaman belimbing madu yang Anda tanam mulai berbunga 4 – 5 tahun sesudah penanaman bila keadaan cuaca di tempat dan tanah pada tempat yang dipakai memberikan dukungan. 65 – 90 hari sesudah bunga mekar atau 35 – 60 hari sesudah pembungkusan, buah belimbing madu siap dipanen.

Beberapa ciri buah yang siap dipanen ialah ukuran telah optimal dengan warna kekuningan. Sesudah dipanen, taruh di lokasi yang sejuk untuk jaga kesegarannya.

BACA JUGA:

Cara Lengkap Budidaya Ikan Nila di Lahan Sempit

Cara Membuat Kolam Apung Keramba Untuk Budidaya Ikan

Pengertian dari Sistem Budidaya Monokultur Serta kelebihan dan kekurangannya

Demikian langkah menanam dan menjaga tanaman belimbing madu di pekarangan supaya berbuah secara cepat dan hasil buahnya juga optimal. Lumayan gampang bukan untuk pemula? Tapi, bagaimana andaikan Anda tidak mempunyai tempat yang lumayan luas? Tak perlu resah sebab Anda dapat menanam belimbing madu dalam pot. Triknya seperti berikut.

Menanam dan merawat belimbing madu di dalam pot

Bagaimana langkah menanam dan menjaga belimbing madu dalam pot sampai hasilnya optimal? Pertama kali tentu saja pilih bibit yang unggul dan bermutu. Untuk potnya, tentukan yang ukuran cukup besar atau memakai drum sisa berdiameter di antara 30 – 60 cm.

Tempat tanam yang bagus ialah yang memiliki sifat enteng, daya serap airnya baik, bebas penyakit, gembur, dan porous. Persisnya adalah kombinasi di antara tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbedaan 1 : 1 : 1. Atau juga bisa memakai kombinasi tanah, arang sekam padi, dan humus bambu dengan perbedaan yang serupa, yakni 1 : 1 : 1.

Sesudah bibit, pot, dan tempat tanam siap, selekasnya tanam. Janganlah lupa menempatkan pecahan darurat atau batu bata di bagian landasan pot untuk drainase. Masukan tempat tanam sampai ½ sisi pot. Bebaskan polybag dari bibit, potong akar bibit yang berlebihan.

Tempatkan bibit di tengah-tengah pot dalam status tegak. Timbun kembali lagi dengan tempat tanam, tapi janganlah sampai begitu penuh, dan padatkan. Siram dan tempatkan pot dalam tempat teduh sampai 4 – 6 minggu untuk menyesuaikan. Kemudian, alihkan pot ke tempat terbuka supaya tanaman mendapatkan cahaya matahari langsung.

Untuk perawatannya, bila Anda memakai air PAM untuk penyiraman, endapkan dulu airnya. Janganlah lekas dipakai sebab kandung kaporit atau bahan kimia yang lain ada di air PAM bisa mengusik perkembangan belimbing madu.

Menjaga supaya tanaman belimbing madu Anda mempunyai pembagian terdiri dari satu tangkai khusus, 3 tangkai cabang primer, dan 9 cabang sekunder. Lebih dari itu, potong. Tentang hal pemupukan dikerjakan tiap 2 bulan sekali dengan pupuk urea cair sekitar 2 gr per 2 ltr air. Jumlah ini untuk satu tanaman.

Sesudah tanaman belimbing madu Anda berumur seputar 5 bulan, berikan tambahan pupuk NPK dengan jumlah 25 gr per pot. Tukar pot yang ukuran semakin besar jika akar tanaman mulai tampil ke atas.

Dengan mengikut beberapa langkah di atas, siapa saja bisa menanam belimbing madu dengan gampang. Baik di tempat pekarangan yang lumayan luas atau dalam pot. Bergantung opsi Anda, yang mana lebih tepat. Tidak ada yang susah bila ingin usaha dan bersabar sebab tanaman membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Selesai sudah artikel untuk hari ini, jangan lupa selalu kunjungi website ini untuk update berita terbaru ya. Sampai jumpa.