Jumat, 30 Juli 2021

Ini Dia Rahasia Sukses Berkebun Dengan Paranet !

 

Budidaya dengan paranet

Hai semuanya, kembali lagi bersama si penulis yang di kesempatan kali ini membahas seputar dunia pertanian, perkebunan serta dunia peternakan. Dalam artikel kali ini saya ingin membahas tentang alat yang membantu untuk melindungi kebun atau tanaman kita yaitu paranet atau shading net.

Penggunaan jala atau jaring paranet ini menjadi penting di budidaya sayuran, paranet sesuai dengan keperluan tumbuhan adalah penggunaan paranet yang 65%, paranet sekitar 75% atau yang lain. Dan ukuran paranet tidaklah sama untuk hortikultura buah serta tumbuhan hias, oleh karena itu tidak sedikit petani hortikultura harus memahami dasar dari keilmuan bertani hortikultura, baik di kebun maupun di dalam green house.

Paranet ini sebagai peneduh tanaman dan kali ini saya akan membahas tentang beberapa manfaat, peranan serta fungsi dari paranet ini. Dalam pekerjaan membududaya tumbuhan bagusnya tumbuhan hortikultura, tumbuhan hias dan tumbuhan pangan serta lain sebagainya, kadang kala kita sering mengalami berbagai macam masalah, seperti masalah cuaca maupun masalah dengan hama yang menyerang tumbuhan atau tanaman kita. Nah paranet ini mampu mengatasi itu semua, dan ini adalah beberapa manfaat dan fungsi dari paranet untuk tumbuhan atau tanaman kita, simak baik-baik ya.

Paranet mampu menghalau atau memayungi dan membendung cahaya matahari
Menghalau sinar matahari

Apabila dengan anda memakai jaring atau paranet, paranet ini mampu membendung sinar dari matahari ke tempat atau tumbuhan dan bisa mengatur sesuai keperluan. Ada beberapa jenis macam tanaman dan tumbuhan tidak terlalu menyukai cahaya dari matahari yang terlalu berlebihan, karena akan membuat tanaman terlukai karena sinar matahari yang berlebih, seperti tanaman anggrek yang cuma membutuhkan sinar matahari tidak banyak sekitar 20% hingga 30% saja. Apabila kebanyakan menerima sinar matahari, anggrek dapat terlika yang diikuti dengan terbakar serta menjadi kering. Peran dari paranet ini bisa mengatur mengurangi cahaya si matahari ke tempat tanaman.

Paranet bisa meredam air hujan dan hembusan angin yang kencang

Paranet mempunyai jenis kerapatan yang berbeda-beda. Paranet mampu merusak air hujan dan juga bisa membagi tenaga angin yang berhembus. Air dari hujan yang jatuh memiliki desakan yang besar sekali sehingga apabila mengenai tanaman atau tanah, bisa rusak dan terkikis serta bisa dapat menghancurkan daun dari tanaman kita. Paranet ini dapat merubah air hujan yang kencang menjadi halus serta mengurangi kemampuannya hingga aman untuk tumbuhan dan juga tanah, itu juga berlaku pada angin.

Baca Juga :
Buat Tanaman Anda Lebih Subur dengan Pupuk Organik Cair
Inilah Pengertian dan Manfaat dari Waring yang Jarang Orang Ketahui
Beberapa Manfaat dan Bahaya yang di Sebabkan Sinar Ultraviolet

Sebagai ventilasi udara dan juga suhu

Apabila saat udara dirintangi dengan jala paranet ini, udara memang masih bisa melewati paranet akan tetapi desakan yang dihasilkan akan diredam sehingga menjadi desakan yang benar-benar rendah. Dan hal ini berarti paranet bisa untuk menjaga peredaran angin atau udara ke tumbuhan kita dan tempat yang benar-benar baik. Hingga temperatur dari udara dan juga tumbuhan kita terbangun menjadi tidak tinggi.

Sebagai perlindungan untuk tanaman dari binatang yang mengganggu

Paranet yang anda buat sebagai green house ini juga mampu menghalau dan melindungi tanaman atau tumbuhan anda dari binatang yang biasa mengganggu tanaman dan tumbuhan anda.

Demikian untuk artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua dan menambah wawasan bagi kita semua. Jangan lupa bagikan agar yang lainnya juga mendapat informasi yang bermanfaat ini, sampai jumpa kembali ya !

Selasa, 27 Juli 2021

Hati-Hati 3 Tanaman Hias Ini Tidak Boleh Banyak Terkena Matahari

 

Tanaman Hias


Selamat Pagi, Siang, Sore, dan Malam semuanyaaa, semoga kalian semua tetap sehat selalu dan selalu dimudahkan di segala urusan ya. Salam sejaterah untuk kita semua, di kesempatan kali ini saya si penulis ingin berbagi informasi atau wawasan ke kalian semua tentang tanaman hias yang tidak dapat terkena banyak sinar matahari. Tanaman hias sempat menjadi salah satu trend yang banyak diikuti oleh orang-orang dikarenakan bosannya mereka saat di rumah pada masa pandemi covid-19 yang melanda. Rasa bosan itu kemudian dialihkan ke kegiatan lain yang bisa dilakukan di dalam rumah, salah satunya adalah berkebun. Berkebun dengan menanam tanaman hias ini mulai banyak dilakukan orang-orang karena hanya sekedar ingin mengusir rasa kebosanan mereka dikala pandemi berlangsung.

Baca Juga :

Tidak hanya dengan alasan mengusir kebosanan, menanam tanaman hias juga mempunyai benefitnya tersendiri. Misalnya, tanaman hias yang kita tanam dapat menjadi hiasan dalam melengkapi dekorasi yang ada di rumah kita agar terlihat lebih cantik dan juga segar karena adanya tumbuhan di dalam rumah serta lebih terasa nyaman. Nah yang perlu diperhatikan dalam menanam tanaman hias adalah tata cara atau rutinitas dalam merawatnya. Di artikel ini saya akan membahas beberapa tanaman hias yang dimana tidak dapat terkena sinar matahari dengan kadar yang banyak.

1. Flaming Katy
Kalanchoe

Tanaman hias yang bernama flaming katy ini mempunyai nama lain yaitu 'Kalanchoe blossfeldiana'. Tanaman hias ini jika dipajang atau di pakai sebagai dekorasi akan dapat menambahkan warna yang cerah ke ruangan manapun. Tanaman sukulen ini termasuk kuat dan sangat mudah tumbuh, akan tetapi memberikan bunga kecil, tahan lama dan juga cerah di berbagai warna.

Perawatan flaming katy adalah dengan cara anda merawat tanaman sukulen. Anda bisa menanamnya di tanah berpasir yang dimana memiliki drainase dengan baik dan juga menyiraminya dengan cermat, lalu biarkan air tersebut keluar mengalir. Tips menjaga tanaman hias ini adalah anda tidak perlu menyirami tanaman ini sampai dengan setengah inci dari bagian atas tanah mengering lagi. Kalanchoe ini tidak membutuhkan sinar matahari yang langsung, namun ruangan yang terang pun akan baik baik saja untuk tanaman ini. Kalanchoe bisa baik baik saja selama dalam beberapa bulan dengan kondisi cahaya redup.

2. Anggrek Bulan
Anggrek

Ada beberapa jenis anggrek di dunia ini, dan anggrek bulan salah satunya. Anggrek bulan mempunyai bunga yang indah sekali serta batangnya anggun, akan tetapi kecantikan yang dimiliki anggrek bulan ini tidak hanya tumbuh subur di situasi minim cahaya, namun juga anggrek bulan ini mudah dirawat dan cukup terjangkau untuk dibeli.

Tips saat membeli anggrek bulan, cari dengan daun hijau yang cerah, akar kokoh serta batang yang kokoh. Cukup simpan di dalam ruangan yang terang akan matahari akan tetapi jauh dari paparan sinar matahari secara langsung. Jika anggrek anda sudah tidak berbunga, jangan dibuang, namun tetaplah rawat dan anggrek ini dapat mekar lagi.

3. Peace Lily
Peace Lily

Tanaman hias yang satu ini hadir dengan daun berwarna putih soft yang indah dan terlihat seperti bunga. Peace lily ini sangat dapat dan mudah dirawat, beradaptasi dan mampu tumbuh subur du dalam rumah maupun kantor dengan cahaya yang minim. Tanaman peace lily juga bagus untuk pemula yang baru saja memulai menanam tanaman hias dan merawat tanaman hias.

Nah itu tadi beberapa penjabarannya. Semoga dapat menambah wawasan dan juga informasi yang bermanfaat bagi kalian semua. Terima kasih dan sampai jumpa kembali..

Kamis, 22 Juli 2021

Ini Dia Rahasia Sukses Menjaga Kebun Dari Teriknya Sinar Matahari dan Derasnya Hujan

Matahari terik

Selamat datang di web kami para pembaca, salam sejaterah untuk kita semua, semoga pada sehat sehat semua yaa.. Memang bagi sebagian orang berkebun merupakan hal yang mudah, akan tetapi nyatanya tidak begitu, karena ada juga hal yang terlihat sepele namun berdampak pada kebun kita, seperti cahaya matahari yang sangat panas pada musim kemarau dan juga serangan hujan yang sangat deras di saat musim hujan. Dua hal tersebut dapat menyebabkan kebun anda tidak terjaga dan bisa saja rusak.

Maka dari itu perlu sebuah kunci solusi untuk mencegah hal itu terjadi. Solusi yang saya berikan ini adalah membangun greenhouse untuk kebun atau tanaman anda. Green house ini biasa disebut juga dengan rumah kaca dan merupakan salah satu bangunan yang sengaja membuat sebagai rumah untuk tanaman-tanaman tersebut. Hal ini dilakukan karena green house sendiri dapat membuat situasi maksimal yang dimana itu dibutuhkan oleh tanaman agar tumbuh dengan maksimal juga.

Green house paranet

Nah green house ini terbuat dari kaca dan harganya lumayan tinggi, akan tetapi saya ada solusi atas hal itu. Solusi yang saya tawarkan ini bisa anda jadikan opsi untuk membuat green house tapi dengan budget atau biaya yang tidak banyak atau terbilang jauh lebih murah dari pada anda membandingkannya dengan green house yang terbuat dari kaca akrilik. Solusinya adalah dengan mengganti kaca untuk green house menggunakan net teman-teman. Net juga memiliki banyak nama dagang yang digunakan, salah satunya adalah paranet, agronet, polinet, multinet dan lain sebagainya dan paranet adalah nama yang sangat terkenal di kalangan penggiat perkebunan dan juga pertanian.

Paranet sendiri memiliki macam macam jenis atau paranet bisa dibedakan dari ukuran presentase pada paranet tersebut. Beberapa ukuran yang dimiliki paranet dengan tingkatan presentasenya adalah 60%, 65%, 75% hingga mencapai 85% loh. Untuk yang belum tahu presentase tingkatan itu adalah untuk penentuan tingkat kerapatan dari paranet itu, seperti misalnya ukuran 60%, ukuran ini bertujuan agar cahaya matahari yang diserap dan dihalau oleh paranet adalah sebesar 60% dan sinar matahari yang masuk adalah hanya sisanya saja yaitu 40%.

Tingkatan presentase dari paranet sendiri detilnya adalah kekuatan dalam paranet untuk mengatur dan juga membatasi intensif matahari yang masuk agar sinar matahari yang masuk dapat diserap atau diperlukan oleh tanaman. 

Baca Juga :

Paranet atau jaring paranet dibuat dari satu bahan yang mempunyai kandungan polietilen yang dimana memiliki bentuk merupai anyaman jaring dan bahan itu sendiri berasal dari nylon atau plastik, akan tetapi, ada juga paranet yang terbuat dari bahan tambang dan juga kawat.

Ternyata tak hanya dibuat di pertanian saja loh, paranet juga dapat dipakai sebagai alternatif untuk alat peneduh seperti kanopi dan juga menggunakan paranet untuk dibuat krey alternatif yang ada di dalam rumah. Ada juga yang menggunakan paranet ini sebagai dibuat alternatif terpal yang bertujuan menepis panasnya cahaya matahari. Tak hanya menepis matahari juga, paranet ini juga mampu menahan derasnya air hujan jika kita memakainya sebagai peneduh dan juga greenhouse.

Hujan deras

Nah demikian adalah ulasan singkat dari artikel yang berjudul 'Ini Dia Rahasia Sukses Menjaga Kebun Dari Teriknya Matahari '. Dan juga jangan lupa untuk share ke semua teman anda agar tau tentang informasi yang telah disampaikan. Semoga bermanfaat dan terima kasih semuanya.

Rabu, 21 Juli 2021

Berikut adalah Tips Budidaya Tanaman Anggrek Agar Cepat Mekar Menggunakan Paranet

Bunga Anggrek

Bunga Anggrek merupakan bunga yang mempunyai keindahan jika ada di halaman rumah, sehingga banyak para pecinta tanaman hias mengoleksi tanaman ini. Sebenarnya membudidaya tanaman anggrek tidaklah sulit, asalkan anda rajin untuk merawatnya agar bunga ini bisa bertahan lama.

Di seluruh dunia terdapat lebih dari 25.000 jenis bunga anggrek dan terdapat 4000 jenis tanaman anggrek di Indonesia. Beberapa jenis anggrek yang bisa tumbuh di Indonesia, yakni Anggrek Hitam (Coelogyne Pandaruta), Anggrek Tebu (Grammatophyllum Seciosum), Anggrek Selop (Paphiopedilum Glaucophyllum), Anggrek Bulan (Phalaenopsis Amabilis) dan masih banyak jenis lainnya. Semua Jenis Anggrek tersebut tak hanya memiliki keindahan namun juga menjadi incaran bagi para pecinta tanaman hias.

Sebagian besar dari tanaman anggrek tidak membutuhkan media khusus seperti tanaman-tanaman lain. Anda bisa menempelkannya pada tanaman lain atau bisa juga dengan menggunakan pakis yang banyak dijual di toko tanaman. Nah, jika Anda berminat untuk memelihara tanaman anggrek, Anda bisa simak artikel berikut,berikut kami sajikan cara budidaya tanaman anggrek menggunakan media paranet.

Baca Juga:

1. Memperhatikan intensitas sinar matahari
Sinar Matahari

Sinar matahari merupakan faktor yang paling penting dalam proses fotosintesis agar tanaman anggrek bisa tumbuh lebih baik, terutama pada bentuk daun,bunga, dan biji tanaman anggrek. Usahakan untuk memperhatikan jenis tanaman anggrek dan intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan, agar tanaman anggrek dapat tumbuh mekar secara maksimal. Lalu bagaimana cara agar intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan tanaman anggrek dalam proses pertumbuhan dengan kondisi lahan yang ada?. Jangan khawatir, Anda bisa menggunakan paranet di atas tanaman anggrek. Hal ini berguna agar intensitas cahaya yang masuk dapat disesuaikan dengan kerapatan jaring yang ada pada paranet, seperti contoh Anda bisa memasang paranet yang memiliki kerapatan 65%, jika tanaman anggrek membutuhkan intensitas cahaya 35%, demikian dengan seterusnya.

2. Memperhatikan ketinggian tempat menanam
Ketinggian tempat anggrek

Tanaman anggrek bisa cepat tumbuh di daerah yang memiliki iklim tropis seperti Indonesia. Namun Anda juga harus memperhatikan tinggi dari lokasi Anda menanam tanaman anggrek. Masing-masing jenis dari tanaman anggrek memiliki standar ketinggian yang berbeda-beda juga, seperti contoh, anggrek jenis cymbidium, miltonia dan papheodelium bisa tumbuh baik jika ditanam di dataran tinggi, dengan suhu sekitar antara 29-32 celcius di siang hari

3. Memasang Paranet
Paranet

Anda tidak harus memiliki rumah lindung permanen. Anda bisa menggunakan paranet sebagai alternatif pelindung tanaman anggrek.

4. Menyiram Teratur
Penyiraman tanaman anggrek

Tanaman Anggrek membutuhkan asupan air yang cukup, oleh karena itu tanaman ini harus disiram secara teratur. Anda bisa menyiramnya sehari dua kali yakni pada pagi dan siang hari.

5. Memberi Pupuk
Pemupukan tanaman anggrek

Pemberian pupuk pada tanaman anggrek berguna agar tanaman anggrek cepat berbunga. Beri tanaman anggrek pupuk dengan kandungan unsur hara tinggi dan berikan pada tanaman anggrek dengan cara disemprot atau disiram.

6. Menjaga kelembapan udara

Jangan lupa untuk memperhatikan kelembapan udara di sekitar lokasi tanaman anggrek. Biasanya tanaman anggrek bisa tumbuh bagus jika memiliki kelembapan udara di angka 60-80 persen. Namun tanaman anggrek bisa juga tumbuh di kelembapan 50 persen, tapi tanaman yang dihasilkan tidak sebagus dengan tingkat kelembapan udara yang disarankan.

7. Membersihkan tanaman dari hama
Hama Tanaman Anggrek

Setiap tanaman bisa terserang hama dan penyakit. Oleh karena itu anda harus membersihkan tanaman ini dari kotoran dan jamur menggunakan insektisida ataupun bakterisida.

Jadi, jangan heran jika menemukan tanaman anggrek yang tidak berbunga dan memiliki daun yang sedikit, sebab cara budidaya dan perawatan tanaman anggrek sangatlah mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman anggrek.

Sabtu, 17 Juli 2021

Ini Dia Kegunaan Paranet, Petani Wajib Tahu !!

Shading house paranet

Halo bagaimana kabar kalian semua ? Semoga baik-baik saja ya,kali ini saya akan membahas tentang alat yang petani wajib tahu loh.. Apa itu alatnya ? itu adalah Paranet. Nah paranet ini adalah alat yang petani wajib tahu karena punya peran yang penting untuk mendukung petani sukses memanen dengan hasil yang maksimal. Dalam penggunaannya paranet ini dibentuk sedemikian rupa sehingga mirip dengan green house sehingga bisa dibilang pengganti green house, nah paranet dibentuk menjadi Shading house atau bisa disebut rumah naungan yang gampang dibuat, tak memiliki atap khusus dan tak membutuhkan dinding serta tidak mengeluarkan banyak biaya dalam pembuatannya. Shading house ini dibuat menggunakan net atau jaring. 

Fungsi Paranet ini adalah sebagai naungan yang menaungi beberapa jenis tanaman tertentu misalnya mawar, tomat, lettucee, anyelir, strawberry, sawi dan semua tanaman ini tidak menyukai cahaya matahari dengan intensitas yang tinggi atau berlebihan, nah oleh karena itu paranet digunakan sebagai alat untuk menaungi tanaman-tanaman tersebut sehingga mengontrol intensitas cahaya matahari yang masuk.

www.paranet99.com

1. Sebagai pelindung tanaman

Seperti yang di jelaskan diatas tentang fungsi dari paranet tadi, paranet berguna untuk melindunga tanaman dar.Dengan naungan dari paranet, cahaya matahari yang menyinari tempat atau tumbuhan bisa di mengatur sesuai keperluan sang tanaman. Ada beberapa macam tumbuhan yang tidak menyenangi cahaya matahari yang terlalu berlebih. Karena bisa melukai tumbuhan itu. 

2. Paranet mampu mengontrol cahaya matahari ke lahan atau tumbuhan

Dengan macam-macam kerapatan yang dimiliki, paranet dapat menepis cahaya matahari misalnya jaring paranet dengan kerapatan kurang lebih 75% berarti sekitar 75% cahaya matahari dapat ditepis agar tidak mengenai ke tumbuhan karena cuman seputar 25% cahaya matahari mengenai tumbuhan tersebut.

Paranet meredam sinar matahari yang berlebih
Baca juga :

3. Paranet juga membantu menahan terpaan angin serta air hujan

Seperti di atas tadi, dengan kerapatan paranet yang bermacam-macam paranet bisa membuat butiran hujan menjadi lebih kecil serta membagi hempasan angin yang tengah berhembus. Tetesan hujan yang jatuh dari langit memiliki desakan yang tinggi, bila hujan ini segera tentang tumbuhan atau tanah, karena itu tanah akan terkikis dan dapat menghancurkan daun tumbuhan. Dengan mengandalkan jaring dari paranet, hujan yang turun akan terpecah jadi butiran yang lebih kecil dan turunkan desakannya, hingga benar-benar aman untuk digunakan pada tumbuhan atau tempat. Hal sama terjadi juga di angin.

4. Dapat mengatur ventilasi udara serta temperatur

Walau udara sudah dirintangi dengan jaring dari paranet, akan tetapi udara itu masih terus bisa melalui paranet tetapi dengan desakan yang paling rendah. Itu berarti jika jaring dari paranet tersebut terus menerus menjaga perputaran udara ke tumbuhan dan tempat dengan benar-benar baik. Sehingga temperatur suhu dan udara masih terlindungi agar tidak terlalu tinggi atau panas.

5. Paranet melindungi tumbuhan dari serangan burung atau hama pengganggu

Paranet juga mampu membuat perlindungan untuk tumbuhan anda dari beberapa jenis hama dan burung. Contohnya hama burung belalang dan lain-lain pasti kesusahan menyerbu tumbuhan anda. Jaring dari paranet yang mempunyai lubang benar-benar teratur, hingga hama apapun akan kesusahan untuk memasuki dan tak bisa menyerbu tumbuhan yang anda lindungi.

Nah itu dia teman-teman kegunaan dari paranet yang petani wajib ketahui, semoga artikel diatas membantu teman-teman sekalian dalam menjalankan perkebunannya hehehe, mohon maaf kurang lebihnya dan terima kasih semua..

Rabu, 03 Maret 2021

Cara Menanam Pohon Kelapa Beserta Perawatannya! Sangat Mudah di Lakukan


Tanaman kelapa (cocos nucifera) adalah sebuah satu-satunya anggota dari kelaurga cocos dari suku aren-arenan atau Arecaceae. Di Indonesia tanaman ini berada di pesisir pantai dan membuat tanaman ini yang paling dimanfaatkan baik dari segi ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat pesisir tersebut. Dalam pembudidayaan kelapa merupakan contoh bisnis yang memiliki nilai yang terbilang tinggi karena kebutuhan kelapa sangat besar terutama unutk dijadikan olahan minuman. Berikut cara pembudidayaan tanaman kelapa.

Syarat Tumbuh Tanaman Kelapa

Tanaman kelapa dapat tumbuh dengan optimal pada ketinngian 0-400 mdpl dengan curah hujan berkisar 1.300-2.300 mm/tahun dan kelembaban pada tingkat 65-80 % perbulan dengan intensitas cahaya penuh. Jika tingkat kelembaban berkisar 15 derajat Celcius dapat menyebabkan tanaman kelapa mengalami perubahan dan relatif terserang penyakit. Penanaman kelapa pada dataran sedang sampai tinggi (450-1.000 mdpl) menyebabkan gangguan waktu pertumbuhan yang tergolong lebih lambat pada tanaman kelapa umumnya,

Tips Budidaya Pohon Kelapa

1. Memilih Benih

Pemilihan benih untuk budidaya dapat berpengaruh terhadap hasil panen kelapa, benih yang digunakan berasal dari pohon induk yang telah berumur sekitar 20-40 tahun lamanya. Dengan tingkat produksi buah yang sekitar 25 kg atau 80-120 buah/pohon/tahun, untuk memilih benih dilakukan dengan memilih tanaman tua yang berumur +- 12. Dengan ciri pohon kelapa batang lurus, kuat, daun yang bersih dan bebas dari hama serta penyakit, lalu carilah buah kelapa dengan sebagaian kulit kelapa telah bewarna coklat, sekidik lonjong, bulat, buah licin serta halus, panjang buah 22-25 dan lebar buah 17-22 cm.

2. Menyiapkan Benih

Setelah pemilihan benih kelapa, bibit didiamkan kurang lebih 1 bulan pada tempat dengan udara segar, tidak bocor, kering, dengan suhu 25-27 derajat Celcius dan tidak terkena sinar matahari langsung.

3. Teknik Penyemaian Dengan Polybag

Penyemaian dilakukan dengan memberi luka terhadap benih kelapa dengan panjang kurang lebih 5 cm, pada bagian sabut timbul di sebelah tangkai yang berhadapan dengan sisi terlebar dengan kater. Benih kelapa yang ditanam harus memiliki luka satu jika lebih maka benih kelapa harus diganti dengan yang baru, setelah pemberian luka tanam benih dengan kedalaman sekitar 2/3 bagian dari luka yang diberikan dengan menghadap ke atas dan mikrotil menghadap ke arah timur.

Penanaman dilakukan dengan posisis segitiga dengan jarak permeter persegi diisi bibit sekitar 25-35 bibit kelapa. Penyemaian dapat menggunaka polybag yang akan memakan waktu sekitar 6-12 bulan, pada waktu itu bibit akan mulai memiliki daun sekitar 6 helai dengan tinggi bibit sekitar 90-100 cm

Polybag digunakan, karena penggunaan polybag sangat efisien ini dapat membantu petani untuk mengurangi biaya produksi. Butuh polybag?  Klik disini untuk cek harga

4. Pemindahan Bibit


Pemindahan bibit kelapa sebaiknya dilakukan ketika memasuki musim penghujan karena dapat mengoptimalkan pertumbuhan bibit. Bibit yang disemai dalam polybag mulai dapat dipindahkan ketika berumur 9-12 bulan, dan akar yang keluar polybag sebaiknya dipotong dengan hati-hati pada waktu dua hingga tiga hari sebelumnya.

5. Media Tanam

Tanamna kelapa dapat tumbuh di berbagai media tanam seperti pasir, laterit, tanah berbatu, dan aluvian, Akan tetapi media tanaman kelapa dengan alluvial akan membuat pertumbuhan pohon kelapa optimal dan produktivitas yang besar. Untuk pertumbuhan tanaman kelapa, tanah dengan ketersediaan air sangat dibutuhkan tanamanan kelapa dengan presentase ketersediaan yang sama dengan air pada urah hujan selama satu bulan pertama. Tanaman kelapa sebaiknya ditanam pada tanah yang datar, jika tanah memiliki kemiringan 10-50 derajat maka pembuatan teras dianjurkan agar tidak terjadi erosi pada tanah dan juga untuk mempertahankan kesuburan tanah.

6. Pengolahan Media Tanam

Lahan untuk tanaman kelapa haru memiliki tingkat keasaman yang sesuai berkisar antara 6-8 pH, jika tanah terlalu asam atau lembab makan penggunaan kapur pertanian atau dolomit dianjurkan untuk menjaga pH tanah pada lahan. Pemberian pupuk juga dilakukan pada tiap lubang yang akan ditanam kelapa dengan menggunakan pupuk TSP 300 gram.

7. Teknik Penanaman

Penanaman dilakukan dengan metode segitiga dengan jarak 9x9x9 meter, penanaman dapat dilakukan dapat dilakukan ketika curah hujan mencapai tingkat 200 mm perbulan dan pembuatan lubang tanam 1-2 bulan sebelum penanaman

8. Metode Penanaman

Pada bagian Permukaan lahan dapat dicampurkan dengan pupuk fosfat 300 gram setiap lubang tanam, kemudian bibit dapat mulai dimasukkan ke dalam lubang penanaman. Pada saat penanaman ini bibit dipindahkan dari polybag ke lahan dengan menyobek polybag, namun biarkan media tanam polybag usahakan tidak rusak sehingga dapat ditanam juga pada lahan.

9. Penyiangan

Penyiangan dilakukan pada tanaman kelapa untuk mengurangi rumput liar atau gulma yang mengganggu tanaman, penyiangan dapat dilakukan dengan pembersihan 1 meter dari tanaman pada tahun pertama, 1,5 pada tahun kedua dan 2 meter pada tahun ketiga. Penyiangan dapat dilakukan setiap 4 minggu sekali pada saat musim penghujan dan 4-8 bulan pada musim kemarau.

10. Penjarangan dan Penyulaman

Penyulaman dapat dilakukan saat tanaman tumbuh dengan cacat atau terserang hama dan penyakit. Jika tanaman kelapa tumbuh secara tidak normaal, tanaman dapat diganti dengan tanaman baru untuk memaksimalkan lahan yang digunakan.

11. Perampalan


Perampalan dapat dilakukan ketika ada daun yang berwarna coklat, dengan cara memanjat pohon dan membuang bagian yang mati. Proses ini berpengaruh terhadap tanaman untuk membuat tanaman kelapa dapat tumbuh dengan optimal dan memiliki produksi yang maksimal.

12. Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan ketika bulan pertama setelah penanaman, dengan menggunakan 100 gram pupuk urea yang diberikan pada sekiar tanaman dengan jarak 15cm. Pemupukan selanjutnya dilakukan dua kali dalam satu tahun, ketika musim hujan berakhir dan awal musim hujan.

13. Teknik Perawatan

Penyiraman tanaman kelapa dapat dilakukan pada saat musim kemarau, penyiraman tersebut dilakukan tiha hari sekali pada sore hari. Penyiraman saat musim kemarau bertujuan untuk menjaga pertumbuhan tanaman agar memiliki produktifitas yang tinggi pada saat masa panen.

Sekian pembahasan tentang cara budidaya tanaman kelapa semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan bisa membantu kalian untuk budidaya tanaman kelapa dan jangan lupa share artikel ini agar semua orang dapat melihat informasi budidaya tanaman kelapa. Terima Kasih

Selasa, 09 Februari 2021

Tips Mudah Budidaya Terong Bagi Pemula! Dapat Dilakukan di Rumah

cara budidaya tanaman terong

 Terong ungu merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, Terong ungu sangat digemari di indonesia untuk diolah sebagai sayur maupun makanan pendamping. Untuk memulai budidaya terong ungu berikut adalah beberapa hal yang dapat kita lakukan sebagai berikut:

1. Memilih bibit

Untuk memilih bibit terong yang ungggul dapat dilakukan dengan membeli bibit di toko pertanian baik bibit yang masih benih maupun biji. Berikut beberapa ciri benih terong yang berkualitas:

- Benih memiliki kadar air yang cukup tidak basah dan tidak kering
- Benih bersih dan mengilat
- Benih memiliki ukuran, bentuk, dan warna yang seragam tidak berbeda-beda
- Benih tidak tercampur dengan benih lain yang cacat/buruk
- Benih memiliki daya tumbuh yang cepat

Jika ciri-ciri benih di atas sudah terpenuhi maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam untuk benih terong.

2. Menyiapkan media tanam

Media tanam sangat berpengaruh terhadap bentuk dan kualitas pertumbuhan terong. Media tanam yang salah dapat menghambat perkembangan dan kualitas tanaman terong. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menyiapkan media tanam bagi benih terong:

- Siapkan polybag atau pot yang memiliki lubang pada bagian dasar agar air dapat keluar dan tidak menyebabkan   kebusukan tanaman. Pot atau polybag yang memiliki ukuran yang besar juga berguna sebagai wadah agar nantinya  penyemaian dapat dilakukan pada media yang sama. Hal ini berguna untuk petani yang tidak memiliki lahan yang luas.
- Masukkan tanah yang telah diberi campuran pupuk ke dalam polybag atau pot yang telah disiapkan. Dan pastikan tanah yang digunakan adalah tanah gembur sehingga unsur hara dalam tanah dapat bermanfaat bagi tanaman.
- Campurkan tanah dengan padi sekam hingga rata. Perbandingan antara tanah dan padi sekam harus 1:1.

3. Menyemai benih terong ungu

Langkah selanjutnya adalah menyemai benih terong. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

- Benih terlebih dahulu harus direndam pada air hangat kurang lebih selama 15 menit.
- Buatlah lubang dengan jarak minimal 1 cm di atas campuran tanah dan sekam dalam polybag yang telah disiapkan.
- Masukkan benih terong pada lubang yang telah disiapkan.
- Tutup benih dengan campuran tanah dan sekam lalu padatkan tanah secara perlahan.
- Lalu siram dengan air secukupnya, Penyiraman ini rutin dilakukan setiap pagi dan sore hari. Dan pastikan tanaman mendapat sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhannya.

4. Memindahkan tanaman ke media tanam

Setelah masa semai, Terong biasanya membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan agar ia mengalami pertumbuhan kecambah. Jika daun sudah mencapai 4 helai, Bibit terong dapat dipindahkan pada media tanam yang lebih besar. Perlu diingat satu pot atau polybag hanya dapat ditanami satu bibit saja agar kualitas tanaman dapat terjaga. Berikut langkah lebih rinci untuk menanam bibit:

- Siapkan media tanam pot atau polybagt sesuai jumlah bibit.
- Campurkan media tanah dengan pupuk kandang dan sekam padi ke dalam polybag/pot yang telah dipersiapkan.
- Buat lubang dengan kedalaman kurang lebih 5 cm, Lalu masukkan 1 bibit kedalam lubang tersebut dan padatkan tanah dengan menepuk secara perlahan.
- Lalu siram dengan air secukupnya.

5. Memelihara terong ungu


Setelah penanaman, Hal yang perlu diperhatikan adalah perawatan. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk perawatan tanaman terong:

- Lakukan Penyiram tanaman secara teratur pada pagi dan sore hari.
- Melakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik agar tanaman dapat tumbuh maksimal.
- Melakukan pengamatan tanaman, mulai dari batang, daun, hingga buah dan membersihkan gulma yang terdapat pada sekitar tanaman.
- Menancapkan bambu yang berfungsi sebagai penyangga batang terong

6. Waktu dan Cara Panen Buah Terong

Terong biasanya dipanen pada usia 70-80 HST (Hari Setelah Tanam). Buah yang siap dipanen tidak terlalu mudah dan tidak terlalu tua. Panen terong terbaik sebaiknya dilakukan setiap 3 hari sekali. Buah terong dipetik beserta tangkai buahnya dengan cara digunting.

Itulah beberapa tips budidaya terong ungu bagi pemula, silahkan mencoba dan jangan lupa share artikel ini agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini. 

Sabtu, 06 Februari 2021

Budidaya Pepino, Tak Hanya Buah Obat Juga Menambah Pundi-Pundi Rupiah

Cara Budidaya Tanaman Pepino

Hai, kembali lagi bersama penulis yang akan membahas seputar dunia pertanian, perkebunan, pertanian dan juga perternakan.

Buah pepino sering ditanam di dataran tinggi, meski bisa juga ditanam di dataran rendah. Tanaman pepino ini tidak tinggi dan bisa ditanam dalam pot serta bisa menghiasi rumah antik. Namun tanaman pepino tidak mempunyai umur yang panjang, setiap 1 tahun akan mati dan secepatnya diganti dengan yang baru.

Mengenai artikel kali ini, kami akan membahas bagaimana cara budidaya buah pepino yang kaya, yang akan kami jelaskan di bawah ini:

4 Tips Budidaya Buah Pepino

1. Pembibitan

Pembibitan tanaman buah pepino dilaksanakan dengan metode vegetatif. metode vegetatif dilaksanakan pasal kemampuan germinasi biji buah pepino amat buruk, sehingga tak dapat tumbuh dengan baik atau bahkan gagal setara sekali.

BACA JUGA:

Cara Lengkap Budidaya Buah Duku, dari Biji Hingga Panen

Kenali Lebih Dalam Tanaman Porang, dari Arti Hingga Cara Tanamnya

Cara Budidaya Timun Suri dari Benih Sampai Panen Melimpah!

Dengan metode vegetatif tunas-tunas yang sudah ada calon akarnya dipisah didalam polybag serta diatur secara khusus. Sehabis disemai, tunas tersebut akan tumbuh menjadi tanaman lengkap dalam masa dua minggu hingga tiga minggu.

2. Perawatan

Perawatan buah pepino diutamakan yang mudah karena tidak membutuhkan terlalu banyak air. setelah ditanam satu bulan, bunga buah pepino akan tumbuh.

3. Pengendalian Hama serta Penyakit

Musuh utama tanaman buah pepino adalah belalang pemakan daun dan ulat. cara pengendaliannya adalah dengan aplikasi pestisida organik. Pengendalian gulma dan penyakit adalah dengan penggunaan mulsa plastik.

4. Panen

Tiga bulan atau empat bulan setelah masa panen, panen pertama dilakukan. Jenis buahnya ada 2 yaitu ungu dan putih bersih, buah masak berbau seperti melon. Sayangnya umur tanaman ini, tidak bisa bertahan lama. setelah mencapai umur satu tahun, secepatnya diganti dengan bibit baru.

Pepino Salah Satu Suber Penghasilan

Salah satu bisnis pembibitan pepino juga dapat memberi keuntungan yang cukup menjanjikan. Menurut analisis dari adanya usaha pepino seperti yang terlansir dari buku Tiga Puluh Satu Inspirasi Bisnis Di Masa Krisis karya Flona Serial yang diterbitkan pada zaman 2009. ISI BUKU

Manfaat Buah Pepino

  • Buha pepino memiliki kandungan betakaroten, khususnya buah pepino ungu. Betakaroten adalah provitamin A yang pada tubuh akan diganti oleh vitamin A. Vitamin A benar-benar bermanfaat dalam mekanisme visual, metabolisme dan reproduksi. Betakaroten dikenal juga sebagai anti-oksidan pencegah anti kanker. Betakaroten bisa mencapai semakin banyak tempat badan dalam periode saat yang lebih lama dibanding vitamin A hingga bisa memberi pelindungan yang maksimal pada timbulnya sel kanker.
  • Buah pepino mengandung vitamin C yang tinggi, pasalnya buah pepino sangat cocok untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan tekanan darah dan mengobati sariawan. Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan untuk memperlambat sistem penuaan (anti aging), menghancurkan otak dan mengurangi risiko penyakit jantung. Vitamin C juga sangat dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen yang sangat penting untuk perbaikan dan perbaikan jaringan tubuh yang rusak. Untuk mengetahui manfaat vitamin C secara maksimal, konsumsilah buah pepino dalam bentuk segar dengan memakannya secara langsung atau dengan membuat jus.
  • Buah pepino dipercaya dapat mencegah wasir, masalah pencernaan, tekanan darah tinggi dan sembelit karena kandungan seratnya. Serat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat kolesterol dan setelah itu mengeluarkannya dari tubuh kita. Serat juga berperan sebagai pengikat karsinogen yang memicu terjadinya kanker di saluran pencernaan. Selain itu, serat buah pepino juga bermanfaat untuk penderita diabetes karena mengontrol gula darah dengan cepat.
Nah, itu tadi penjabarannya. Kurang lebihnya mohon maaf, see you next di artikel berikutnya. Terima kasih.

Jumat, 05 Februari 2021

Cara Budidaya Timun Suri dari Benih Sampai Panen Melimpah!



Budidaya Timun Suri

Timun suri atau mentimun suri adalah merupakan jenis buah yang banyak dijumpai ketika bulan puasa sebagai oalahan minuman. Banyak orang yang salah mengartikan bahwa tanaman ini adalah jenis tanaman musiman padahal bukan, timun suri bisa ditanaman kapan saja dan tidak mengenal musim

Cara Budidaya Timun Suri

1. Pengolahan lahan budidaya timun suri

Siapkan lahan yang telah di bersihkan terlebih dahulu dari sisa-sisa tanam dan gulma untuk menanam timun suri. Kemudian lahan bisa dibajak maupun di cangkul dan buat bedengan jika khawatir air menggenang saat hujun turun. Lebar bedengan yang di buat antara 80-90 cm dan tinggi bedengan di sesuaikan dengan tinggi lahan. Jika pH tanah di bawah 5,5 anda dapat menaburkan dolomit (Kapur Tanah). Taburkan pupuk kompos atau pupuk kandang bisa juga ditambahkan pupuk kimia berupa campuran TSP/SP 36, KCL dan Urea dengan perbandingan 2:1:1. Pupuk harus ditaburkan merata pada bedengan hingga tercampur rata. Penaburan pupuk dilakukan antara 10 atau 15 hari sebelum penanaman.

2. Persiapan benih timun suri

Benih timun suri juga bisa diperoleh dengan membuat benih sendiri dari tanaman sebelumnya. Pilihlah buah timun suri yang dalam kondisi sehat dan cukup tua dengan ciri-ciri kulit buah yang pecah dan mengeluarkan aroma harum khas timun suri. Pilih biji timun suri dengan cara merendam nya ke dalam air kemudian pilih benih yang tenggelam lalu tiriskan benih terlebih dahulu. Jika anda ingin hasil benih yang seragam dan tumbuh serempak maka lebih baik benih disemai terlebih dahulu ke dalam polybag. 

Media untuk menyemai benih adalah campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1. Masukkan satu benih dalam satu polybag dan tutup sedikit dengan tanah lalu buat naungan agar benih tidak terkana sina matahari secara langsung. Setelah benih tumbuh pindahkan benih ke tempat yang terkena sinar matahari secara penuh agar bibit kuat dan tidak layu saat ditanam.

3. Penanaman bibit timun suri

Bibit timun suri bisa di tanam pada usia 10 hari setelah disemai. Pilihlah bibit yang sehat, Jarak menanam timun suri adalah 70–80 cm. Untuk satu lubang lahan masukkan dua benih untuk mencegah benih bila tidak tumbuh, Lalu masukkan benih pada kedalaman kurang lebih 2 cm lalu tutup menggunakan tanah. Setelah hari ke tujuh benih biasanya sudah mulai berkecambah.

4. Pemeliharaan dan perawatan budidaya timun suri

Penyiraman dilakukan sejak bibit timun suri mulai ditanam agar bibit tidak layu dan cepat beradaptasi dengan kondisi tanah lahan. Timun suri termasuk tanaman yang tahan terhadap kekeringan dan cuaca panas, Akan tetapi timun suri masih harus tetap disiram sesuai kondisi dan kebutuhan tanaman. Lakukan pengontrolan pada timun suri secara rutin serta lakukan penyulaman pada tanaman yang sudah berusia 10 hari setelah masa tanam untuk mengantisipasi jika tanaman mati atau tidak tumbuh. Lakukan penyiangan jika terdapat gulma atau rumput liar. Penyiangan dilakukan pada sekitar timun suri dan bedengan

Baca Juga:

5. Pemupukan susulan budidaya timun suri

Agar tanaman timun suri dapat tumbuh secara maksimal dan sesuai harapan, Pemupukan susulan timun suri dapat dilakukan dengan cara dikocor atau ditaburkan. Berikut ini adalah cara pemupukan susulan timun suri dan waktu pemupukan :

a). Pupuk susulan I  : dilakukan ketika tanaman berumur 10 hari setelah masa tanam. Jika budidaya dilakukan pada saat musim hujan dan tanah dalam kondisi basah, pemupukan bisa dilakukan dengan cara menabur dengan 1 sendok teh pupuk NPK 16 disekeliling pangkal batang, jarak pemupukan 5 cm dari batang.

b). Pupuk susulan II : dilakukan pada usia 17 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 1 sendok makan pupuk NPK 16 dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak 15 cm dari pangkal batang.

c). Pupuk susulan III: dilakukan pada usia 24 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 1,5 sendok makan pupuk NPK 16 dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak 20 cm dari pangkal batang.

d). Pupuk susulan IV : dilakukan pada usia 31 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 30 kg pupuk NPK 16 kurang lebih untuk 500 tanaman dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak kurang lebih 30 cm dari pangkal batang.

e). Pupuk susulan V  : dilakukan pada usia 40 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 20 kg pupuk NPK 16 kurang lebih untuk 500 tanaman dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak kurang lebih 30 cm dari pangkal batang.

f). Pupuk susulan VI : dilakukan pada usia 40 hari setelah masa tanam. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur 20 kg pupuk NPK 16 kurang lebih untuk 500 tanaman dan taburkan disekeliling pangkal batang dengan jarak kurang lebih 30 cm dari pangkal batang.

 Langkah pemupukan diatas bisa disesuaikan dengan kondisi lahan serta cara pemupukan, dosis pupuk yang diberikan dan jenis pupuk. Jika tanah yang digunakan sangat subur maka dosis dan frekuensi pemupukan bisa di kurangi. Jika tanah yang digunakan kurang subur dosis dan frekuensi pemupukan juga harus lebih banyak sesuai dengan kondisi lahan tersebut.

6. Pengendalian hama dan penyakit tanaman timun suri

Hama dan penyakit yang sering ditemukan pada budidaya timun suri seperti ulat dan oteng-oteng. Penyemprotan insektisida prevathon merupakan salah satu cara untuk mengendalikan hama tersebut. Waktu yang harus diwaspadai adalah ketika benih ditanam antara usia 0-20 hari masa tanam.

7. Masa panen budidaya timun suri


Masa panen timun sari antara usia 60-70 hari setelah masa tanam. Buah timun suri yang sudah masuk masa panen di tandai dengan buah yang sudah terlepas dari tangkainya atau dengan ditandai dengan mengeringnya tankai buah. Dalam satu kali musim tanam, buah timun suri bisa dipanen 10 hingga 15 kali secara bertahap. Tergantung dari kondisi tanaman yang sehat dan perawatannya cukup masa panen bisa lebih lama.

Demikian pembahasan tentang cara budidaya timun suri. Jangan lupa share arikel ini agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini.

Kamis, 04 Februari 2021

Cara Lengkap Budidaya Buah Duku, dari Biji Hingga Panen

Cara Mudah Budidaya Tanaman Duku

Aktivitas budidaya buah duku harus dilaksanakan di lokasi yang terbuka, dapat ditanamkan dalam pot namun harus di luar ruang supaya terserang cahaya matahari langsung. Tanaman buah duku juga tergantung pada air, ingat keperluan akan air untuk tumbuh berkembangnya, karena itu pengairan jangan begitu telat.

Tanaman duku akan tumbuh subur jika ditanam di dataran tinggi, dengan suhu rata-rata 19 derajat. Dan pada saat musim hujan datang curah hujan yang tinggi dan intensitas cahaya yang tinggi.

Buah duku memiliki kandungan vitamin yang sangat banyak sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh semua umur. Terlebih lagi, tidak ada efek samping jika terlalu banyak makan buah duku, tidak seperti durian misalnya yang tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak karena dapat meningkatkan tekanan darah tinggi.

Agar tanaman duku cepat berbuah, Anda harus memiliki biji duku yang berasal dari tanaman unggulan. Selain itu kualitas media tanam juga harus dijaga dengan memenuhi unsur hara dan unsur hara tanah. Perawatannya pun harus tepat dan teratur.

Persiapan Bibit Duku

Jika anda menanam buah duku dari bijinya tentunya sangat tidak efektif dan membutuhkan waktu yang lama untuk berbuah. Selain itu belum dapat dipastikan buah yang akan tumbuh nantinya berkualitas baik, karena tidak mudah mendapatkan bibit buah duku yang unggul dari bijinya. Sebaiknya penanaman duku dari biji hanya dilakukan jika tidak ada pilihan lain.

BACA JUGA:

Cara Memasang Paranet yang Benar dan Rapih

Kenali Lebih Dalam Tanaman Porang, dari Arti Hingga Cara Tanamnya

Lindungi Tanaman dari 5 Hama Tanaman ini, Jika Tak Ingin Kebunmu Rusak

Jalan keluar terbaik yang kami referensikan dengan beli bibit tanaman duku yang telah tumbuh. Dan untungnya kami sudah sediakan 3 variasi buah duku yang dapat anda tentukan, salah satunya Tanaman Duku Palembang, Tanaman Dukong atau Duku Malaysia, dan Tanaman Duku Tanpa Biji.

Harga yang kami tawarkan cukup terjangkau, untuk mendapatkan bibit duku palembang cukup merogoh kocek 110 ribu rupiah, bibit dukong harga 120 ribu, dan yang termahal bibit duku tanpa biji yang kami jual seharga 160 ribu, mengingat kualitas dan kualitasnya. sangat manis.

Penanaman Buah Duku

Media tanam yang harus disiapkan untuk menanam buah duku adalah tanah berpasir, arang sekam, dan kompos atau pupuk kandang. Campur ketiga media tersebut dengan perbandingan 1x1x1. Aduk dan biarkan 1-2 hari agar semua bahan tercampur sempurna.

Pembajakan tanah diperlukan sebelum melakukan proses penanaman. Pembajakan tanah dimaksudkan untuk membebaskan tanah dari segala hal yang dapat mengganggu tumbuh kembang tanaman duku, seperti gulma, bebatuan, ilalang, dan gangguan lainnya.

Pastikan lokasi penanaman tidak tertutup oleh gedung tinggi atau pepohonan di sekitarnya agar sinar matahari dapat menyinari tanaman dengan sempurna.

Setelah pembajakan tanah selesai dibuat bedengan dengan lebar 60 × 60 cm dengan jarak antar tanaman sekitar 1 meter. Setiap bedengan yang ditinggikan ditempatkan pada media tanam yang telah diolah. Sebagai permulaan anda bisa menanam 1-5 pohon duku di pekarangan rumah anda, jika ingin membudidayakan duku minimal dibutuhkan lahan 1 hektar.

Tanaman duku yang akan kami kirimkan kepada anda sudah tumbuh sekitar 40-60 cm, jadi lebih mudah ditanam dan dijamin duku cepat berbuah.

Cara Merawat Pohon Duku

Perlu kesabaran dan ketekunan dalam perawatan buah duku. Tahapan dalam perawatan tanaman duku meliputi penyiraman tanaman, penanaman kembali, penyiangan, pemupukan dan pemangkasan serta pengendalian hama tanaman.

Penyiraman

Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore secara rutin, karena buah duku tidak tahan kekeringan. Kebutuhan air cukup banyak karena sinar matahari terus menerus pada siang hari, sehingga tanah akan cepat kering.

Penyulaman

Penyulaman merupakan penggantian tanaman duku yang mati dengan yang baru. Penyulaman sebaiknya dilakukan jika tanaman mati saat umur tanam sebelum 30 hari. Sisanya tidak perlu dilakukan karena membuat panen dan masa panen tidak merata.

Penyiangan

Yakni, membersihkan tanaman dari gulma dan gulma lainnya. Bersihkan areal tanam dari segala tanaman dan gangguan lainnya seperti gulma secara rutin, karena jika dibiarkan maka unsur hara dalam tanah akan cepat habis. Akibatnya pohon duku tidak bisa tumbuh maksimal.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan setelah tanam 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan. Gunakan pupuk kandang yang sudah matang. Jumlahnya satu kepalan tangan per tanaman. Anda juga bisa menggunakan pupuk NPK daun.

Pengendalian Hama Tanaman Duku

Hama seringkali menjadi momok bagi setiap tanaman. Namun, jika Anda rajin merawatnya, hama tanaman pasti akan berpindah dengan sendirinya.

Jika tanaman duku terkena hama, lakukan pembersihan secara manual tentunya jika masih ada sedikit hama yang menyerang. Jika hama terus menyerang, semprot dengan pestisida.

Nah, berakhir sudah pembahasan materi untuk artikel kali ini. Jangan lupa share agar semua mendapat informasi yang bermanfaat ini ya. See you later!