Senin, 25 September 2017

Hama & Penyakit Pada Tanaman Anggrek

Hama dan penyakit tanaman anggrek merupakan salah satu gangguan saat budidaya tanaman anggrek karna dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman anggrek. Selain itu, akan menurunkan produktivitas pada tanaman berupa tanaman cepat mati, bunga tidak bermekaran, dan juga lainnya.

Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman anggrek harus di lakukan dengan serius dan maksimal. Dalam pengendalian atau pembasmian ini harus terlebih dahulu mengetahui gejala, tanda dan juga hama dan penyakit terserang dahulu. Baru bisa melakukan tindakan pembasmian atau pengendalian hama dan penyakit. Berikut hama dan penyakit tanaman bunga anggrek serta pengendaliannya.
  • Hama pada tanaman anggrek :
1. Tungau/kutu perisai
    * Gejala : menempel pada pelepah daun, berwarna kemerahan jumlahnya banyak, bekas serangan berupa bercak hitam dan merusak daun.
    * Pengendalian : digosok dengan kapas dan air sabun, apabila serangan sudah parah, harus disemprot oleh insektisida dengan dosis 2 cc/liter.

2. Belelang

    * Gejala : pada pinggiran daun rusak dan terdapat luka bergerigi tak beraturan.
    * Pengendalian : segera semprotkan insektisida yang bersifat racun kontak/yang sistematik, bila jumlahnya sedikit bisa langsung dimusnahkan/dibunuh.

3. Trips

    * Gejala : pada tanaman anggrek trips akan menepel pada buku-buku batang dan daun muda sehingga menimbulkan bercak abu-abu dipermukaan daun dan merusak bunga hingga bentuk bunga tidak menarik.
    * Pengendalian : secara periodik dan teratur pot anggrek disemprot insektisida.
   
4. Kumbang

    * Gejala : yang terserang akan berlubang-lubang khusus kumbang penggerek batang kerusakannya berupa lubang di tengah batang dan tidak nampak dari luar, Larvanya yang menetas dari telur merusak daun anggrek.
    * Pengendalian : dengan menyemprotkan insektisida sistemik secara rutin pada tanaman yang terserang hama, dan bersihkan pot dari kepompong dan telur kumbang dengan cara memindahkan tanaman anggrek ke pot dan media tanam yang baru.
   
5. Ulat daun

    * Gejala : menyerang daun, kuncup bunga, tunas daun maupun bunga yang sedang mekar.
    * Pengendalian : cukup dengan menyemprotkan insektisida sistemik pada tanaman yang terserang hama ini.
   
6. Kepik
    * Gejala : kepik akan menghisap cairan pada daun tanaman anggrek, sehingga menyebabkan munculnya bintik putih/kuning, tanaman yang terlalu sering terkena penyakit ini akan gundul dan daun tidak hijau lagi.
    * Pengendalian : cukup dengan menyemprotkan insektisida sistemik pada tanaman yang terserang hama ini.
   
7. Kutu tudung
    * Gejala : daun pada tanaman anggrek menjadi kuning, tidak sehat, lalu berwarna coklat dan mati.
    * Pengendalian : seperti halnya membasmi ulat kumbang dan trips.  

Baca Juga : 
  1. Cara Tepat & Mudah Merawat Tanaman Hias  
  2. Macam Macam Buah Berkhasiat & Bermanfaat Bagi Tubuh   
  3. Cara Menanam Bunga Melati Dengan Mudah!
  4. Hama & Penyakit Pada Tanaman Melon
  • Penyakit pada tanaman anggrek :
1. Penyakit rebah kecambah
        Merupakan penyakit anggrek selama masih dalam persemaian. Penyebaran penyakit ini lewat air.
    * Gejala : awalnya berupa bercak kecil bening pada permukaan daun tanaman anggrek, lalu melebar, menulari ke atas sampai pada titik tumbuh pada tunas serta ke bawah hingga ujung akar, kecambah anggrek akan membusuk dan mati.
    * Pengendalian : pada bibit yang sakit sebaiknya segera dibuang. Lalu pot dan kumpulan kecambah dikeringkan dan disemprot dengan fungisida.
   
2. Penyakit bercak hitam
        Pada tanaman anggrek yang terserang penyakit ini akan cepat menular malalui akar dan alat yang tidak sterill
    * Gejala : muncul warna coklat kehitaman pada bagian tanaman yang terserang. Mulai dari daun ke atas sampai ke tunas dan ke bawah hingga ujung akar. Akibat dari terserng penyakit ini adalah terlambatnya tumbuh tanaman nggrek dan mengakibatkan kematian.
    * Pengendalian : dengan cara potong dan buang pada bagian yang terserag penyakit atu cukup dengan menyemprotkan fungsisida. Sebelum alat yang digunkn untuk memotong disiram alkohol/dibakar terlebih dahulu.
   
3. Penyakit busuk akar

    * Penyebab : cendawan Rhizoctonia Solani.
    * Gejala : pada akar leher membusuk mencapai rhizoma dan umbi batang, daun dan umbi batang menguning, berkeriput, tipis dan bengkok, tanaman kerdil dan tidak sehat.
    * Pengendalian : pada bagian tanaman yang terserang penyakit ini akan dipotong dan dibuang, setelah itu bekasnya pada potonganya disemprot dengan fungisida (Benlate).
   
4. Penyakit layu

    * Penyebab : cendawan Fusarium Oxyporium.
    * Gejala : penyakit ini mirip dengan penyakit busuk akar, namun pada penyakit ini rhizoma terdapat garis-garis, atau lingkaran berwarna ungu. Apabila tanaman terserangan penyakit parah, maka seluruh rizhoma menjadi ungu, diikuti pembusukan pada umbi batang, dan tanaman tidak sehat.
    * Pengendalian : pada bagian yang terserang penyakit dipotong lalu dibuang dan pada bekas potongan disemprotkan Benlate. Tanaman segera dipindahkan ke media tanam baru, yang masih segar dan bersih. Usahakan terdapat aliran udara yang lancar di sekitar tanaman.
   
5. Penyakit busuk
    * Penyebab : cendawan Sclerotium Rolfsi.
    * Gejala : pada bagian tanaman yang terkena penyakit ini terdapat bintik-bintik kecil berwarna coklat.
    * Pengendalian : pada bagian tanaman yang terserang penyakit ini harus dipotong dan dibuang. Media tanaman dan seluruh pot didesinfektan dengan larutan formalin 4 % ataupun fungisida/antibiotik Natrippene 0,5 % selama 1 jam.
   
6. Penyakit busuk lunak
    * Penyebab : bakteri Erwinia Cartovora.
    * Gejala : daun dan akar membusuk serta berbau. Penyebaran penyakit ini cepat meluas, namun agak lambat pada rhizoma dan umbi batang.
    * Pengendalian : peralatan kebun harus di sterilkan, bagian yang sakit dipotong dan dibuang. Lalu semprotkan Physan 20, dan semprotkan pada pot tanaman dengan formalin 4 %.
   
7. Penyakit bercak bercincin

    * Penyebab : virus TMVO (Tobacco Mozaic Virus Odontoglos-sum).
    * Gejala : pada permukaan daun muncul lingkaran atau garis-garis kekuningan.
    * Pengendalian : dengan cara membuang bagian tanaman yang sakit serta menstrerilkan semua alat potong.


LIM CORPORATION menjual paranet untuk melindungi tanaman anda dari hama dan agar tidak terkena pancaran sinar matahari secara berlebihan terutama pada siang hari.

Apabila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Paranet  SMS/CALL/WA Kami Di : 0877.0282.1277 / 0852.3392.5564 / 08123.258.4950
Phone: 031-8830487.
Untuk info Harga Paranet silahkan klik DISINI

Sekian dari artikel tentang " Hama & Penyakit Pada Tanaman Anggrek " Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami... Selamat Mencoba & Semoga Bermanfaat :)...


   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar