Senin, 11 Juni 2018

Budidaya Stevia Tanaman Pendamping Gula Tebu, Bermanfaat & Rendah Kalori


Tanaman Stevia merupakan salah satu jenis tanaman semak yang asalnya dari famili Compositae. Tanaman ini bisa mencapai ketinggian sekitar 65cm, batangnya bulat, berbulu, bercabang banyak dan berwarna hijau. Daun tanaman ini tumbuh tunggal berhadapan dengan bentuk daun bulat telur. Bagian daun Stevia banyak dipakai untuk bahan pembuatan gula atau pemanis alami. Bahan pemanis utama pada stevia ini merupakan stevioside yaitu suatu glikosida diterpen yang sangat manis tetapi hampir tak mengandung kalori. Tingkat kemanisan yang dipunyai stevia 200-300 kali lebih manis bila dibandingkan dengan gula tebu.

Spesifikasi Ilmiah Tanaman Stevia

Kingdom      : Plantae
Division        : Spermatophyta
Sub division : Angiospermae
Class             : Dicotyledoneae
Ordo             : Asterales
Familia         : Composite
Genus           : Stevia
Spesies          : Stevia rebaudiana Bertonii M.

Karena tanaman stevia sangatlah potensial dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan pemanis atau gula alami pendamping gula tebu dan pengganti gula sintetis dan juga gula stevia mempunyai kelebihan yaitu tak bersifat karsinogen dan juga rendah kalori, kini banyak orang yang mencoba untuk membudidayakan tanaman stevia ini.

Cara Budidaya Tanaman Stevia

a. Pembibitan Stevia

Bibit stevia bisa didapat dengan beberapa cara diantaranya dari benih, stek, tunas serta juga kultur jaringan. Tetapi cara yang paling banyak dipakai yaitu pembibitan melalui stek karena dirasa lebih cepat serta praktis. Pembibitan dengan stek dilaksanakan dengan memakai naungan plastik kedap udara bersuhu rendah dan juga kelembapan udaranya mendekati 100%. Setelah berumur 3-4 minggu, bibit stek bisa dipindah tanamkan pada lahan yang sudah disiapkan

b. Penanaman Stevia

Sebelum melaksanakan penanaman, lahan tanam yang akan dipakai untuk budidaya stevia digemburkan dengan cara di cangkul atau di bajak sebanyak 2 kali. Selanjutnya buatlah bedengan dengan ukuran lebar sekitar 100cm-125cm, tinggi sekitar 20cm dan untuk panjangnya bisa disesuaikan dengan lahan tanam. Apabila lahan tanam yang dipakai berkontur miring maka sebaiknya dibuat teras terebih dulu.

Sesudah semua siap, selanjutnya laksanakan penanaman. Bibit ditanam dengan jarak tanam sekitar 25cmx25cm atau 30cmx30cm dengan dalam setiap bedengan sekitar 4-5 baris bibit. Sebelum ditanam dalam lubang tanam yang dibuat diberi pupuk organik baik itu pupuk kandang atau pupuk kompos dengan dosis sekitar 250gr/lubang tanam. Waktu yang baik untuk melaksanakan penanaman stevia yaitu ketika musim hujan.

Baca Juga :



c. Pemeliharaan Stevia

Sesudah melaksanakan penanaman maka perlu dilaksanakan pemeliharaan berupa pemupukan, pemangkasan serta pengendalian hama penyakit.

Pemupukan

Sesudah 1 minggu tanam, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk ure, TSP dan KCl dengan dosis setiap pupuk yaitu 1gr, 1gr dan 1gr/tanaman. Pemupukan ini kembali dilaksanakan setiap sesudah panen.

Pemangkasan

Ketika tanaman berumur sekitar 2 minggu, laksanakan pemangkasan pada setiap jung tanaman supaya percabangan terbentuk dan produksi daunnya semakin banyak.

Pengendalian Hama Penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman stevia yaitu seperti kutu daun aphis sp yang merusak bagian pucuk daun, ulat grayak Heliothis sp. , Cendawan Poria hypolateria yang mengakibatkan batang berwarna merah bata dan akhirnya layu, dan juga penyakit Sclerotium rolfsii serta Fusarium sp.

Untuk mengendalikan hama dan penyakit ini jangan memakai insektisida ataupun fungisida, laksanakan pengendalian secara manual saja seperti mengambil hama atau mengambil bagian tanaman yang terserang kemudian dimusnahkan supaya tak meyebar.

d. Pemanenan Daun Stevia Dan Pasca Panen

Daun stevia mulai bisa dipanen sesudah berumur sekitar 40-60 hari sesudah penanaman dan pemanenan berikutnya bisa dilaksanakan setiap 30-60 hari 1 kali. Pemanenan ini jangan terlambat karena bisa menurunkan kadar gula yang ada pada daun.

Selain berdasarkan umur, memulai pemanenan bisa dilaksanakan dengan melihat ketinggian tanaman. Biasanya yang sudah bisa dipanen yaitu tanaman yang sudah mempunyai ketinggian sekitar 40cm-60cm dan berdaun rimbun.

Waktu yang baik untuk melaksanakan pemanenan stevia yaitu pada pagi hari. Pemanenan dilaksanakan dengan cara batang atau tangkai sepanjang 10cm-14cm dari permukaan tanah, selanjutnya batang tersebut dirompes dan diambil daunnya saja.

sesudah daun didapatkan selanjutnya daun Stevia tersebut di keringkan baik itu dengan menjemurnya dibawah sinar matahari ataupun dengan memakai alat pengering buatan. Apabila sudah kering, daun tersebut bisa dikemas dan dijual kepada konsumen.


Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman atau untuk melindungi dari serangan hama atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar