Senin, 16 Juli 2018

Manfaat Paranet Untuk Budidaya Pohon Gaharu, Pohon Dengan Aroma Wangi Dan Miliki Nilai Jual Tinggi


Gaharu termasuk jenis pohon yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Terutama dalam industri wangi wangian/ parfum. Gaharu bisa menghasikan resin dan minyak atsiri yang mempunyai bau wangi yang dipakai untuk campuran parfum. Pohon gaharu mampu menghasilkan minyak atsiri yang mempunyai aroma wangi, karena ada teknik unik yang harus diberikan khusus ke pohon gaharu.

Yaitu harus diinfeksi dulu oleh parasit dari kelompok Ascomycetes (Phaeoacremonium parasitica). Parasit ini mempunyai kulit berwarna gelap, jadi kayu yang sudah terinfeksi akan mempunyai warna yang gelap. Hal ini berarti bahwa pohon gaharu sudah siap diambil batangnya untuk diolah dan menghasilkan minyak atsiri.

Gaharu termasuk jenis pohon dengan tajuk lebat yang bisa mencapai tinggi sampai 40m dengan diameter 60cm. Penyebarannya didataran asia yang meliputi wilayah Bangladesh, Indonesia, Philipina, Myanmar, India, Iran, Laos dan Singapura. Pohon gaharu ini dibudidayakan dengan cara diperbanyak melalui biji dengan tingkat keberhasilan perkecambahannya mencapai sekitar 47%. Industri parfum yang mulai berkembang tentu membuat permintaan kayu gaharu menjadi tinggi. Pastinya dengan iklim negara kita yang cocok bagi pertumbuhan tanaman gaharu. Maka potensi budidaya gaharu bisa menjadi sebuah peluang usaha yang sangat menjanjikan.

Ketika proses budidaya untuk mencapai keberhasilan dibutuhkan pengetahuan yang mumpuni tentang teori dan cara pengaplikasiaanya di lapangan. Serta pohon gaharu ini bukanlah jenis tanaman yang gampang di budidayakan. Jadi harus dibuthkan teknik khusus seperti :

Baca Juga :

1. Pemilihan Bibit

Bibit yaitu hal dasar yang harus dipersiapkan dalam menanam gaharu seperti juga cara menanam indigofera. Pemilihan bibit haruslah baik dan berkualitas supaya bisa menghasilkan tanaman yang berkualitas juga. Ada beberapa kriteria pohon gaharu yang tepat dipilih sebagai bibit, antara lain:

* Bibit tanaman harus sehat, tak ada gejala serangan hama atau penyakit
* Akar tanaman tak menembus polibag.
* Ukuran diameter pohon yang ideal dipakai untuk bibit yaitu 1cm.
* Tinggi pohon ideal untuk bibit yaitu 20cm-30cm.
* Laksanakan pengangkutan bibit dengan hati-hati.
* Letakkan bibit di tempat yang teduh dan laksanakan penyiraman supaya tanaman bisa beradaptasi dengan lingkungan.

2. Persiapan Lahan Tanam

Sesudah bibit siap maka tahap berikutnya yaitu menyiapkan lahan tanam. Untuk 1 ha lahan ideal bisa ditanami sebanyak 1.111 pohon. Adapun beberapa tahapan dalam persiapan untuk lahan tanam seperti :

* Bagian lubang tanam harus dibuatkan minimal 2 minggu sebelum penanaman.
* Buatlah lubang tanam dengan ukuran 30x30x30cm.
* Dengan jarak setiap tanaman 3×3m, atau bisa disesuaikan dengan luas lahan yang dipunyai.
* Tambahkan pupuk kandang atau pupuk organik kedalam lubang tanam 3-5kg/lubang.
* Bisa berikan tambahan pupuk NPK sekitar 20-30gr/lubang.
* Supaya pH tanah tetap berada pada angka 5 anda juga bisa memberi tambahan dolomit 100gr/lubang tanam.
* Jika semua komponen sudah dimasukkan ke lubang tanam, maka biarkan selama 1 minggu supaya semua bahan meresap.
* Baru kemudian sesudah itu anda bisa melaksanakan penanaman.

3. Penanaman Pohon Gaharu

Sesudah lubang tanam siap maka tahapan berikutnya pohon gaharu siap ditanam, sama seperti cara menanam oregano. Waktu yang paling baik untuk melaksanakan penanaman yaitu pada musim hujan dan dilaksanakan ketika sore hari.

Metode penanaman bisa dilaksanakan secara monokultur atau polikultur. Penanaman cukup dilaksanakan dengan cara mengeluarkan bibit tanaman dari polibag secara hati hati dan tak sampai merusak akar.

Kemudian masukkan bibit kedalam lubang tanam. Padatkan tanah pada sekitar lubang tanam untuk mengantisipasi tanaman tak rebah.

4. Pemeliharaan dan Perawatan

Proses pemeliharaan dan perawatan yaitu tahap yang paling penting dalam menanam gaharu dan juga pada cara menanam kopi. Pada dasarnya perawatan pemeliharaan tanaman ini tak jauh beda dengan tanaman lain. Tetapi tentu ada beberapa hal yang wajib menjadi perhatian anda seperti :

- Pengairan
Pada proses pengairan dikerjakan dengan cara menyiram lahan sekitar tanaman. Laksanakan proses penyiraman rutin selama 1 kali dalam 1 hari. Atau bisa disesuaikan dengan kondisi lahan dan cuaca. Apabila musim penghujan maka anda tak disarankan terlalu sering melaksanakan penyiraman karena bisa mengakibatkan air menggenang dan menimbulkam kebusukan pada akar. Dan apabila musim kemarau tiba maka Anda harus meningkatkan proses penyiraman pada pohon gaharu.

- Pemberian Naungan
Karena pohon ini termasuk jenis tanaman yang membutuhkan naungan untuk peneduh, nah maka dari itu Anda harus menyiapkan naungan untuk mempercepat proses pertumbuhannya. Anda bisa memakai naungan seperti pohon pepaya ataupun singkong. Atau anda juga bisa membuatkan naungan dari jaring paranet, daun ilalang dan pelapah kelapa.

- Pemangkasan Cabang
Tujuan pemangkasan cabang ini supaya tanaman mempunyai pertumbuhan tinggi yang cepat. Pemangkasan dilaksanakan dengan mengurangi jumlah ranting pada cabang. Potong 2-3cm ranting dari cabang. Laksanakan pemangkasan rutin setiap 2 minggu 1 kali. Dan ketika tinggi pohon sudah mencapai 2m anda bisa menghentikan pemangkasan.

- Pemupukan
Pemberian pupuk tambahan yang bisa anda berikan yaitu bisa berupa pupuk organik seperti kompos dan pupuk kandang. Pupuk organik bisa diberikan setiap 6 bulan 1 kali. Sedangkan untuk pupuk anorganik anda bisa memakai NPK yang diberikan setiap 3 bulan 1 kali. Pemberian pupuk dilaksanakan dengan cara disebarkan pada tajuk tanaman.

- Penyiangan 
Penyiangan yaitu salah satu upaya dalam menekan dari pertumbuhan gulma. Gulma yang tumbuh secara tak terkontrol akan mengakibatkan perebutan unsur hara dengan tanaman. Jadi tanaman tak bisa menyerap zat hara dengan optimal. Oleh sebab itu maka penyiangan harus rutin dilaksanakan dengan cara membersihkan gulma yang tumbuh disekitar perakaran tanaman. Anda bisa mencabut atau memakai alat bantu seperti cangkul atau parang untuk menyingkirkan gulma tersebut.

5. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman tak bisa dianggap sepele. Pada kondisi tertentu serangan hama dan penyakit yang serius bisa membuat kegagalan panen bahkan kematian pada tanaman. Pastiya dibutuhkan perlakuan khusus untuk menghalau hama dan penyakit supaya tak menyerang tanaman gaharu. Pengendalian ini bisa dilaksanakan dengan cara menyemprotkan pestisida ke tanaman. Pada cairan pestisida mampu mengatasi serangan kutu daun dan kutu putih serta penyakit busuk akar yang sering menyerang tanaman gaharu.

Itulah langkah-langkah menanam gaharu paling gampang dan pasti sukses, tentu bisa menjadi kiat bisnis untuk mulai menekuni usaha ini. Apalagi dengan peluang dan potensinya yang masih tinggi, maka pilihan yang paling tepat pastinya bagi anda yang mempunyai lahan yang tak terpakai. Dari pada tak dipakai lebih baik untuk menanam gaharu yang sudah pasti sangat menguntungkan.


Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Paranet untuk peneduh tanaman, peneduh lapangan outdoor, peneduh kolam ikan, untuk atap atau dinding kandang ternak ataupun digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan:
– Minimal order 5 roll
– harga netto (non PPN)
– harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim ke kota tujuan
– harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar